Informasi Seputar Wisata Dan Tips nya

Tanah Lot nya Jawa ,Balekambang




Pantai Balekambang ini terletak di Kabupaten Malang. Pantai ini adalah salah satu pantai idola di pesisir selatan Provinsi Jawa Timur.
Pantai Balekambang mulai menjadi destinasi wisata masyarakat sejak 1978, kala pemerintah desa setempat membuka akses jalan ke tempat itu. Kemudian pada 1983, pemerintah kabupaten membuat bagus badan jalan hingga dapat dinikmati warga dari berbagai daerah. Bupati saat itu juga meresmikan bagian pantai menjadi salah satu bumi perkemahan.

Pantai Balekambang, adalah salah satu obyek wisata pantai yang bisa di kunjungi di Malang. Pantai ini terletak di kecamatan Bantur, 65 Km sebelah selatan kota Malang. Pantai Balekambang terbentang dengan sangat indah dimana terdapat karang laut sepanjang 2 km dan memiliki lebar 200 meter ke arah laut.

Terdapat 3 pulau yang terdekat dengan dengan pantai ini, yaitu Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Tepat di atas pulau Ismoyo, terdapat sebuah Pura megah yang bernama Pura Luhur Amertha Jati, dan sebuah jembatan yang menghubungkannya melalui pantai utama Balekambang.



Pantai Balekambang

Pada bulan Suro, pantai Balekambang akan lebih ramai dari biasanya karena akan digelar upacara Surohan dan upacara Jalanidha Puja.

Untuk mencapai pantai Balekambang, bisa melalui kecamatan Gondanglegi dan kecamatan Bantur, dilanjutkan ke desa Srigono atau melalui kecamatan Kepanjen, yang semua bisa diakses menggunakan kendaraan pribadi, baik motor ataupun mobil.

Pantai Balekambang cukup menawan dan layak untuk dikunjungi, dengan di dukung fasilitas yang memadai.
Ada juga sarana untuk kamu-kamu yang senang camping, di pantai Balekambang tersedia camping ground jadi selain bisa menikmati keindahan alamnya di siang atau pagi hari, kamu juga bisa menikmati keindahan pantai Balekambang dimalam hari dengan bercamping bersama keluarga di alam terbuka.
Gak usah bingung untuk beli oleh-oleh, karena di pantai balekambang juga terdapat kios-kios cenderamata, rumah makan, tempat informasi, kolam renang, dan lain-lain.



Balekambang sangatlah mudah dengan menggunakan transportasi umum ataupun kendaraan pribadi. Namun akses atau kondisi jalan untuk menuju ke pantai balekambang sangatlah tidak memadai dikarenakan banyaknya jalan berlubang, dan lebar jalan yang hanya dapat dilalui dua mobil saja.
Pantai Balekambang dapat dicapai melalui dua rute. Rute pertama melewati Kecamatan Gondanglegi dan kecamatan Batur yang kemudian menuju Desa Srigonco. Rute kedua melalui Kecamatan Kepanjen menuju Kecamatan Pagak yang selanjutnya belok kiri ke arah Kecamatan Batur.
Seperti tempat parkir yang cukup luas, jadi kamu gak perlu khawatir tempat parkir penuh.hanya dengan harga tiket masuk sebesar Rp. 5.200 per orang kamu bisa menikmati indahnya Balekambang yang serasa di tanah lot Bali.

Share:

Indahnya Berwisata Diving Di Bali

 
Bagi penggemar diving tidak ada yang lebih indah dari pemandangan bawah laut yang menawan dengan warna-warni terumbu karang dan berbagai spesies ikan atau makhluk-makhluk air lain di dalamnya. Tidak banyak perairan di dunia yang memenuhi syarat sempurna bagi pecinta diving karena kebanyakan perairan sudah tercemar oleh polusi dari berbagai sumber. Tapi masih ada beberapa tempat di dunia yang masih dijaga keaslian dan keasriannya sebagai taman laut yang layak dijelajahi.Jika anda ingin mencoba aktivitas menyelam untuk pertama kali dan sedang berlibur di Bali, pastinya anda akan mencari tempat diving di Bali untuk pemula.
Tidak hanya Bunaken di Sulawesi Utara, ataupun Raja Ampat di Papua sebagai tempat menyelam di Indonesia. Pulau Bali selain terkenal dengan seni dan budaya, juga memiliki keindahan bawah laut yang mempesona.
Ada banyak cara untuk menikmati keindahan bawah laut pulau Bali seperti:
  • Aktivitas snorkeling di Bali.
  • Aktivitas scuba dive.
  • Aktivitas seawalker / dive walker.
  • Aktivitas Bali submarine tour.

Aktivitas Scuba Dive Bali

Menyelam atau diving adalah aktivitas untuk mengeksplorasikan kehidupan alam bawah laut yang terdiri dari terumbu karang, ikan-ikan berwarna-warni, plankton, rumput laut dan kehidupan bawah laut lainnya.
Tempat Diving Di BaliSebagai salah satu penyedia aktivitas scuba diving di pulau Bali, kami sering mendapatkan pertanyaan dari pelanggan, yang belum pernah mencoba aktivitas scuba diving di Bali.
Apakah memungkinkan untuk melakukan aktivitas scuba diving di Bali, bagi yang belum pernah melakukan aktivitas scuba diving?
Jawabannya sangat memungkinkan, karena tersedia aktivitas intro scuba dive di pantai Tanjung Benoa. Peserta yang mengikuti intro scuba dive akan diajarkan cara menggunakan peralatan scuba dive dan hanya menyelam di kedalaman maksimum 6 meter, serta guide menyelam selalu berada di dekat peserta.
Pemandu akan dengan senang hati memberi petunjuk dan sigap memberikan pertolongan jika mengalami peserta mengalami kesulitan saat menyelam.

Tempat Diving Di Bali Menjadi Favorit Wisatawan Indonesia

Beberapa tempat diving di Bali untuk pemula favorit wisatawan Indonesia seperti:
  • Tanjung Benoa Nusa Dua. Untuk mencapai lokasi pantai Tanjung Benoa Nusa Dua, menempuh waktu 15 menit dari Bandara Ngurah Rai.
  • Pantai Labuhan Amuk Padang Bai Karangasem. Untuk ke lokasi Amuk Bay Padang Bai sekitar 65 kilometer ke arah timur kota Denpasar
  • Pantai Sanur. Sanur hanya 30 menit dari obyek wisata Kuta Bali.
Jika anda seorang penyelam yang sudah memiliki sertifikat menyelam, serta pernah menyelam lebih dari 4 kali dengan kedalaman mencapai 20 meter, maka pilihan tempat menyelam terbaik untuk anda ada di:
  • Tulamben Karangasem.
  • Pulau Nusa Penida.
  • Pulau Menjangan.

Lokasi Diving Terbaik Untuk Pemula Di Bali.

Jika anda seorang pemula atau ingin mencoba aktivitas scuba dive di Bali untuk pertama kali, sebaiknya memilih lokasi diving di Tanjung Benoa Nusa Dua.

Tempat wisata Tanjung Benoa Bali, merupakan pusat dari aktivitas wisata bahari yang lebih dikenal dengan nama Tanjung Benoa watersport.
Tanjung Benoa sebagai tempat diving di Bali untuk pemula sangatlah cocok, karena laut tidak terlalu dalam serta arus air dibawah tidak kuat.
Sebagian besar wisatawan Indonesia saat berlibur di Bali, memilih untuk menginap di kawasan tempat wisata Bali selatan. Pada saat ingin mencoba aktivitas menyelam di Bali, tidak ingin pergi jauh – jauh dari tempat wisata Bali selatan.
Oleh sebab itu, sebagian besar wisatawan Indonesia saat ingin mencoba aktivitas menyelam di Bali akan memilih Tanjung Benoa, karena lokasinya berdekatan dengan kawasan tempat wisata Kuta Bali.
Jika anda berminat untuk memesan aktivitas menyelam di Tanjung Benoa Nusa Dua, serta ingin mendapatkan harga murah. Maka saya sarankan untuk memesan dengan cara online. Karena jika anda memesan / membeli langsung di lokasi, maka harga publish yang akan berlaku dan sangat mahal.
Share:

Tempat asik Berwisata Ke Medan

Bukit Lawang
 Bukit Lawang
 
Bukit Lawang menjadi atraksi wisata lain yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Bukit Lawang merupakan tempat konservasi salah satu satu jenis primata asli Indonesia yang kini keberadaannya hampir punah, Orang Utan. Tak perlu heran jika tempat ini sangat identik dengan maskot Orang Utan yang sangat lucu dan menggemaskan. Ada sekitar 500 Orang Utan yang hidup bebas di taman konservasi ini. Kawasan Bukit Lawang ini tidak hanya terkenal dengan satwa Orang Utan saja, melainkan ada beberapa objek wisata lainnya yang tak boleh terlewatkan. Sebut saja Taman Nasional Gunung Lauser. Taman nasional ini sebagian besar kawasannya berupa hutan hujan tropis. Di dalamnya terdapat danau-danau, air terjun alami, sungai, dan sumber air panas. Belum lagi kekayaan hayatinya. Ada begitu banyak satwa liar hidup di hutan tropis di kawasan Taman Nasional Lauser ini. Sebut saja Badak Sumatera, Rusa Sambar, Gajah Sumatera, dan kambing hutan.

Gunung Sibayak
Wisata Ke Gunung Sibayak Di Tanah Karo
 
Gunung Sibayak menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Penduduk lokal menyebut gunung ini dengan nama Gunung Raja karena kata ‘Sibayak’ dalam bahasa lokal masyarakat Karo berarti ‘raja’. Gunung besar ini tergolong gunung aktif. Dari puncak gunung, gumpalan asap mengepul hingga 2 km tingginya. Asap ini berasal dari panas bumi. Pemerintah setempat memanfaatkan energi panas bumi ini sebagai sumber listrik bertenaga uap. Kini di Kabupaten Karo terdapat pusat tenaga listrik tenaga uap. Lokasi gunung yang memiliki ketiggian 2.094 m di atas permukaan laut ini berada di Desa Sibayak. Gunung berapi ini menjadi tempat favorit bagi para pecinta alam yang hobi naik gunung. Sudah banyak rombongan pendaki yang ‘mencicipi’ keindahan alam Gunung Sibayak ini.

Cagar Alam Sibolangit
Cagar Alam Sibolangit
 
Dibalik keramaian dan padatnya Kota Medan, ternyata terdapat tempat lokasi wisata yang masih asri dan hijau. Lokasi wisata tersebut adalah Cagar Alam Sibolangit yang terletak di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Akses untuk menuju lokasi sangat mudah, jarak tempuh dari Kota Medan ke lokasi wisata adalah sekitar 40 Km yang dapat di tempuh oleh kendaraan umum, pribadi atau sewaan dengan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan.

Danau Lau Kawar

Danau Lau Kawar
 
Indonesia banyak memiliki gunung api yang masih aktif sampai sekarang, yaitu sekitar 100 gunung api yang masih aktif, seperti yang baru-baru saja terjadi salah satunya adalah meletusnya Gunung Sinabung pada Februari 2014 lalu yang banyak menimbulkan korban jiwa. Akan tetapi, dibalik meletusnya Gunung Sinabung tersebut terdapat sebuah danau dengan pesonanya yang indah, yaitu Danau Lau Kawar. Danau Lau Kawar itu sendiri terletak di kawasan ekosistem Leuser di Desa Kuta Gugung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Hillpark Sibolangit

Berlokasi di sebuah kawasan perumahan elit di Green Hill City, sebuah taman bermain yang memiliki sejumlah wahana yang sangat cocok untuk mengisi waktu luang berlibur bersama keluarga akan menjadi sebuah hal yang hanya bisa Anda dapatkan di Hillpark Sibolangit.


Air Terjun Janji - Baktiraja Di Tepi Danau Toba
Danau toba terkenal dengan keindahan alamnya, panorama alam yang dimiliki danau terluas nomor 2 di dunia ini ternyata tidak hanya sekedar panorama alam danau dan perbukitan yang mengelilinginya saja. Namun di beberapa lokasi di tepian danau toba, terdapat spot-spot wisata yang begitu indah dan menarik untuk di kunjungi seperti Air Terjun Janji yang berada di Kecamatan Bakti Raja kabupaten Humbang Hasundutan.

Sipinsur

 
Sipinsur merupakan salah satu tempat wisata paling populer dari Kabupaten Humbang Hasundutan. Di tempat wisata yang boleh dikatakan masih hanya dikenal oleh masyarakat sekitar ini memberikan pemandangan alam yang sangat indah kepada setiap pengunjungnya. Tempat wisata sipinsur ini memiliki luas sekitar 2 Hektar dan dengan ketinggian sekitar 1213 dpl. Dari Sini pemandangan danau toba jelas terlihat dengan sangat luas dan indah. Di kejauhan terlihat pulau samosir yang memanjang ditengah danau toba, sementara itu tepat di bawah lokasi wisata ini terlihat kota muara dan pulau sibandang.

Menara Pandang Tele Samosir

Danau Toba Dari Menara Pandang Tele Samosir
 
Menikmati pemandangan alam Pulau Samosir lengkap dengan Danau Toba memang bisa kita lakukan dari berbagai sudut pandang yang ada dari sekitar danau toba, ada banyak spot wisata disekitar danau terbesar di asia ini yang menyuguhkan pemandangan yang sangat indah, dan salah satu pemandangan yang sangat indah bisa kita nikmati dari Menara Pandang Tele.
Pulau Samosir

Pulau Samosir

Pulau samosir, siapa yang tidak pernah mendengar nama pulau ini lagi. Pulau yang besar di tengah Danau toba ini sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia dan Dunia. Pulau samosir memang memiliki keindahan alam yang memukau, pulau ini juga memiliki daya tarik yang cukup tinggi, selain karena letaknya di tengah danau toba dan memiliki panorama alam yang sangat indah, pulau ini juga sarat dengan cerita-cerita kuno atau dongeng masyarakat yang terkait dari terjadinya pulau ini, dipadukan lagi dengan ilmu pengetahuan yang menyatakan bahwa pulau samosir terjadi karena letusan super volcano pada beberapa ratusan tahun yang lalu semakin membuat rasa penasaran banyak orang dari berbagai negara di dunia untuk datang dan menginjakkan kakinya di pulau ini.

Di Pantai Pandan Sibolga
Pantai Pandan Sibolga
 
Boleh dikatakan pantai menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Indonesia bahkan Dunia. Di Indonesia sendiri memang sangat banyak wisata pantai yang bisa ditemukan, dan masing-masing pantai tersebut memiliki daya tarik yang berbeda-beda. Tentu hal ini juga didukung dengan letak Indonesia yang merupakan negara Kepulauan. Sehingga tidak heran pantai yang indah banyak di temukan.

Gundaling

Bukit Gundaling
 
Bukit Gundaling juga tak kalah indahnya dengan objek wisata Bukit Lawang dan Gunung Sibayak yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Objek wisata yang satu ini merupakan objek wisata alam yang terletak di pinggir Kota Berastagi. Jarak yang perlu ditempuh untuk bisa sampai di objek wisata ini dari Kota Medan sekitar 60 km. Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum seperti bus dengan tujuan Kota Berastagi. Keindahan alamnya mampu menarik hati banyak wisatawan untuk berkunjung ke tempat wisata ini. Tak hanya dari kalangan wisatawan domestik saja, banyak juga wisatawan mancanegara yang terlihat sedang menikmati liburan di Bukit Gundaling ini. Salah satu daya tarik para wisatawan berkunjung kesini adalah pemandangan sunset dan sunrise indah di tempat ini. Fenomena alam harian ini mampu menjadikan tempat ini menjadi tempat terfavorit untuk menyaksikan detik-detik matahari tenggelam dan matahari terbit.
Share:

Berwisata Ke Hutan Yang layak Anda Jelajahi

Mainstrimnya orang akan banyak berkunjung ke danau , pantai , atau gunung untuk berusaha melepaskan penat pikiran, namun kalau kamu pikir pantai dan gunung overrated, sudah waktunya menjelajahi beberapa hutan-hutan menakjubkan yang ada di Indonesia ini! coba simak dibawah ini:

1. Hutan Lore Lindu

Gambar dephut.go.id

Hutan ini dapat dicapai dengan kendaraan roda empat: Palu-Kamarora (50 km) dengan waktu tempuh 2,5 jam, Palu-Wuasa (100 km) lima jam dan Wuasa-Besoa (50 km) empat jam. Palu- Kulawi (80 km) enam jam. Perjalanan di dalam kawasan dapat dilakukan dengan jalan kaki ataupun dengan naik kuda dengan route : Gimpu-Besoa-Bada selama tiga hari dan Saluki (Sidaonta) – Danau Lindu selama satu hari.
Seperti diulas di dephut.go.id, hutan ini memiliki berbagai tipe ekosistem yaitu hutan pamah tropika, hutan pegunungan bawah, hutan pegunungan sampai hutan dengan komposisi jenis yang berbeda.
Tumbuhan yang dapat dijumpai di hutan pamah tropika dan pegunungan bawah antara lain Eucalyptus deglupta, Pterospermum celebicum, Cananga odorata, Gnetum gnemon, Castanopsis argentea, Agathis philippinensis, Philoclados hypophyllus, tumbuhan obat, dan rotan.
Hutan sub-alpin di taman nasional ini berada diatas ketinggian 2.000 meter dpl. Keadaan hutannya sering diselimuti kabut, dan sebagian besar pohonnya kerdil-kerdil yang ditumbuhi lumut.
Di dalam kawasan taman nasional terdapat berbagai ragam satwa yaitu 117 jenis mamalia, 88 jenis burung, 29 jenis reptilia, dan 19 jenis amfibia. Lebih dari 50 persen satwa yang terdapat di kawasan ini merupakan endemik Sulawesi diantaranya kera tonkean (Macaca tonkeana tonkeana), babi rusa (Babyrousa babyrussa celebensis), tangkasi (Tarsius diannae dan T. pumilus), kuskus (Ailurops ursinus furvus dan Strigocuscus celebensis callenfelsi), maleo (Macrocephalon maleo), katak Sulawesi (Bufo celebensis), musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii musschenbroekii), tikus Sulawesi (Rattus celebensis), kangkareng Sulawesi (Penelopides exarhatus), ular emas (Elaphe erythrura), dan ikan endemik yang berada di Danau Lindu (Xenopoecilus sarasinorum).
Disamping kekayaan dan keunikan sumberdaya alam hayati, taman nasional ini juga memiliki kumpulan batuan megalitik yang bagus dan merupakan salah satu monumen megalitik terbaik di Indonesia.

2. Hutan Bukit Bangkirai

Gambar dimuat di adinandra.lingkungan.org

Blogger Reski Udayanti menulis bukit Bangkirai adalah nama salah satu lokasi wisata di Kabupaten Kutai Kertanegara  di Kalimantan Timur, Indonesia. Dimana lokasi wisata ini menyuguhkan keindahan alam Hutan Tropis dan Canopy Bridge (Jembatan Tajuk). Jembatan Tajk yang ada di Kalimantan Timur ini adalah jembatan tajuk yang pertama kali di bangun di Indonesia pada tahun 1998 dan diperkirakan bisa bertahan hingga 15-20 tahun .
Kawasan bukit bangkirai merupakan Kawasan Hutan Konservasi yang luasnya sekitar 1500 Ha, dan pada tahun 1998  510 Ha  dari luas kawasan tersebut telah diresmikan sebagai kawasan wisata. Keunikan wisata di Bukit Bangkirai adalah Canopy Bridge atau Jembatan Tajuk. Canopy Bridge memiliki total panjang sekitar 64 meter.  Terdapat 4 jembatan yang saling terhubung. Namun, kondisi saat ini ada satu jembatan panjang yang mengalami kerusakan dan tidak diperkenankan untuk dinaikin, sebelum dilakukan perbaikan.
Kawasan wisata bukit bangkirai, memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Terdapat beberapa cottage untuk menginap yang telah dilengkapi listrik dan ada juga yang belum dilengkapi listrik (jika pengunjung benar2 ingin merasakan hidup di alam). Selain cottage, ada juga fasilitas lainnya seperti Lamin tempat pertemuan, Kolam renang, restaurant dan lapangan hijau kecil untuk kegiatan outdoor.
Untuk bisa menuju canopy bridge, kita  bisa berjalan melalui Trek yang sudah tersedia. Trek Pertama kita akan melalui jalan setapak kecil di dalam hutan sejauh 150 meter, dan kita sudah bisa menikmati aroma lembab Hutan Hujan Tropis Kalimantan , suara satwa dan pepohonan besar Dipterocarpaceae yang sebagian sudah di beri nama. Sehingga kita bisa dengan mudah mengetahui jenis pohon tersebut. Untuk Lanjut Trek kedua kita akan berjalan di jalan setapak di dalam hutan hujan tropis sejauh 300 meter, Takkan pernah kita merasa bosan berada didalam hutan dengan keunikan serta  keanekaragaman pohon dan satwa yang tersuguh didalamnya.
Setelah membaca artikel ini siapa yang jadi ingin trekking ke hutan-hutan tersebut? Yuk kita pergi bareng!

3. Hutan Halimun Salak

Foto: greenindonesia.org

Menurut halimunsalak.org, Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan kawasan hutan hujan pegunungan yang tersisa dan terluas di Jawa Barat. Kawasan ini merupakan ekosistem hutan alam yang memiliki sumber plasma nutfah dan keanekaragaman tumbuhan dan satwa. Jenis pohon penting yang ada diantaranya adalah rasamala (Altingia exselsa) dan di kawasan ini masih dapat dijumpai primata langka dilindungi yaitu owa dan surili.
Hutan ini telah menjadi salah satu lokasi populer untuk trekking, seperti pengalaman seorang wisatawan yang dituangkan dalam blognya, tarakaisme. “Kegiatan hari ini, kami akan treking menyusuri hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sebenarnya kami berharap bisa naik ke Canopy Trail, Jembatan gantung sepanjang 100 m dengan ketinggian 20-25 m. Di atas pasti pemandangannya lebih amazing. Sayang sekali Canopy Trail ditutup Karena alasan keamanan. Canopy Trail yang dibangun tahun 1998 merupakan bantuan pemerintah Jepang untuk keperluan penelitian itu menjadi terlantar…
Baiklah perjalanan diteruskan, melintasi tanah gembur, pohon pohon tinggi besar, menyeberang sungai, bertemu sumber mata air pegunungan yang segar, diselingi suara-suara burung dan suara air di sungai dibawah sana. Hutan ini begitu subur dan lebat. Anak-anak yang berjalan di depan kemudian beruntung mereka sempat melihat penampakan beberapa owa (atau lutung?) satu diantaranya mengendong bayi owa (atau lutung?)…”

4. Hutan Wasur

Gambar: yukpegi.com

Seperti diulas oleh jeratpapua.org, Taman Nasional Wasur di Merauke merupakan bagian dari lahan basah terbesar di Papua dan masih alami. Biodiversitasnya membuat taman nasional ini dijuluki sebagai “Serengeti Papua”. Merauke merupakan destinasi yang cukup spesial bagi pelancong. Bukan karena destinasi lain di Indonesia tidak spesial, tetapi Merauke merupakan tujuan impian orang dari Sabang sampai Jayapura.
Banyak danau kecil di TN Wasur. Sekitar 70 persen dari luas kawasan taman nasional berupa vegetasi savana, sedang lainnya berupa vegetasi hutan rawa, hutan musim, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput dan hutan rawa sagu yang cukup luas. Jenis tumbuhan yang mendominasi hutan di kawasan TN ini antara lain api-api (Avicennia sp.), tancang (Bruguiera sp.), ketapang (Terminalia sp.), dan kayu putih (Melaleuca sp.).
Jenis satwa yang umum dijumpai antara lain kanguru pohon (Dendrolagus spadix), kesturi raja (Psittrichus fulgidus), kasuari gelambir (Casuarius casuarius sclateri), dara mahkota/mambruk (Goura cristata), cendrawasih kuning besar (Paradisea apoda novaeguineae), cendrawasih raja (Cicinnurus regius rex), cendrawasih merah (Paradisea rubra), buaya air tawar (Crocodylus novaeguineae), dan buaya air asin (C. porosus).
Lahan basah di taman nasional ini merupakan ekosistem yang paling produktif dalam menyediakan bahan pakan dan perlindungan bagi kehidupan berbagai jenis ikan, udang dan kepiting yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.
Berbagai jenis satwa seperti burung migran, walabi dan kasuari sering datang dan menghuni Danau Rawa Biru. Oleh karena itu, Danau Rawa Biru disebut “Tanah Air” karena ramainya berbagai kehidupan satwa. Lokasi ini sangat cocok untuk mengamati atraksi satwa yang menarik dan menakjubkan.

5. Hutan Betung Kerihun

Gambar: gallery-kapuashulu.org

Menurut gallery-kapuashulu.org, keanekaragaman ekosisten di kawasan ini sangat tinggi dan keadaan vegetasi hutannya masih baik dan relatif utuh. Ada 8 jenis ekosistem hutan di sini, meliputi Hutan Dipterocarpaceae Dataran Rendah (Lowland Dipterocarp Forest), Hutan Aluvial (Aluvial Forest), Hutan Rawa (Swamp Forest), Hutan Sekunder Tua (Old Secondary Forest), Hutan Dipterocarpaceae Bukit (Hill Dipterocarp Forest), Hutan Berkapur (Limestone Forest), Hutan Sub Gunung (Sub-Montane Forest) dan Hutan Gunung (Montane Forest).
Di hutan ini juga terdapat berbagai ragam jenis fauna antara lain 48 jenis mamalia, disamping 18 jenis mamalia besar jenis Chiroptera (Kelelawar) dan 17 jenis binatang pengerat juga ditemukan. Terdapat juga 7 jenis primata yakni Orangutan (Pongo pygmaeus), Kelampiau (Hylobates muelleri), Hout (Fresbytis frontata), Kelasi (Presbytis rubicunda), Beruk (Macca nemestrina), Kera (Macca fascicularis), dan Tarsius (Tasrius bancanus). Selain itu terdapat pula jenis avifauna (burung) diantaranya burung Enggang Gading (Buceros vigil) dan Ruai (Argusianus argus) yang tergolong dalam jenis burung dilindungi oleh undang-undang.
Keanekaragaman jenis herpetofauna (reptilia dan amfibia) di taman Nasional Betung Kerihun juga tinggi. Dari 1.500 spesimen yang berhasil dikumpulkan, 103 jenis dapat diidentifikasi dan terdiri atas 51 jenis amfibi, 26 jenis kadal, 2 jenis buaya, 3 jenis kura-kura air tawar dan 21 jenis ular. Sedangkan dari spesimen ikan yang diambil dari 123 stasiun di 36 sungai besar dan kecil, terdapat 14 jenis diantaranya adalah endemik borneo. Selain itu keanekaragaman jenis serangga tidak kurang dari 170 jenis yang sudah diidentifikasi.

6. Hutan Arfak

Foto: timlaman.com

Traveler bernama Charles Roring menuliskan pengalamannya setelah mengunjungi Arfak. Hutan hujan tropis di Pegunungan Arfak telah lama menarik para wisatawan asing. Mereka mengunjungi kawasan itu untuk melihat hewan dan tumbuh-tumbuhan yang merupakan spesies endemik New Guinea di wilayah itu. Terletak di selatan kota Manokwari – ibu kota Provinsi Papua Barat, Pegunungan Arfak dapat dicapai dengan sepeda motor atau mobil.
Flora dan fauna di daerah-daerah dataran rendah berbeda dengan yang hidup di dataran tinggi. Contohnya, magnificent birds of paradise dan bower birds pada umumnya ditemukan di lereng yang dekat dengan puncak-puncak pegunungan. Bagi turis yang ingin melihat kanguru pohon, burung taun-taun (hornbills) serta kakatua putih (sulphur-crested cockatoo), tujuan yang direkomendasikan adalah kampung-kampung di kawasan pantai seperti Warkapi, Hangow atau distrik Ransiki.
Minggu lalu, saya melakukan tur singkat di sepanjang kampung-kampung pesisir mulai dari Danau Kabori, Maruni, Mupi, Warkapi, Hangow, Oransbari dan Ransiki. Saya naik bis DAMRI yang dioperasikan oleh perusahaan milik negera. Kondisi hutan hujan di wilayah itu masih bagus sekali. Dari pengamatan pribadi, wilayah di pinggir kampung telah ditebang hutannya untuk pembukaan kebun kasbi, dan keladi, makanan pokok di Papua atau dulu dikenal dengan istilah the Netherlands New Guinea.
Pada bulan Januari 2010 tiga turis Russia pergi ke Warkapi. Mereka melakukan pengamatan burung (bird watching) di sepanjang sebuah kali yang berair deras di dekat kampung Warkapi. Dari foto-foto dan cerita yang mereka sampaikan kepada saya, burung dapat dengan mudah dilihat saat beterbangan di pepohonan jika diamati dari daerah terbuka yang tercipta di sekitar kali atau sungai tersebut.
Aktivitas pengamatan burung di hutan tropis biasanya sulit jika dilakukan di dalam hutan khususnya ketika kita berjalan menerobos pepohonan yang lebat di bawah kanopi hutan. Cahaya matahari tidak dapat dengan mudah menembus kanopi yang dipadati tumbuhan hijau. Untuk mengambil foto-foto burung, kita membutuhkan kamera lensa panjang. Jangan lupa membawa baterai tambahan karena listrik tidak selalu tersedia.
Saya selalu membawa kantong plastik yang besar di dalam saku tas untuk melindungi peralatan elektronik jika hujan turun. Berjalan di malam hari, dengan dituntun oleh penduduk setempat, dapat pula dilakukan di Warkapi jika turis ingin melihat binatang-binatang malam seperti kuskus dan burung hantu.

7. Hutan Kayan Mentarang

Foto: wwf.or.id (c) Dominique Wirtz

Menurut Indonesia.Travel, Taman Nasional Kayan Mentarang adalah hutan primer dan sekunder terbesar, yang meliputi wilayah seluas 1.360.500 hektar. Taman ini terletak di Bulungan, Kalimantan Timur, Indonesia, dengan cuaca lembab dan suhu sekitar 16 ° C – 30 ° C. Taman Nasional ini memiliki ketiggian 200 – 2258 meter di atas permukaan laut dan memiliki sekitar 3.100 mm curah hujan per tahun.
Karena lokasi geografis, taman nasional ini diberkati dengan berbagai keanekaragaman hayati, mulai dari daerah dataran hutan hujan tropis sampai di daerah pegunungan, yang menjadi kepompong untuk berbagai jenis tumbuhan dan hewan langka.
Beberapa tumbuhan yang dapat ditemui di hutan ini:
• Pulai (Alstonia scholaris)
• Jelutung (Dyera costulata)
• Ramin (Gonystylus bancanus)
• Agathis (Agathis borneensis)
• Kayu ulin (Eusideroxylon zwageri)
• Rengas (Gluta walichii)
• Gaharu (Aquilaria malacensis)
• Aren (Arenga pinnata)
• Berbagai macam anggrek
• Palem hutan
• Kantong semar
Menariknya, masih banyak tumbuhan yang belum teridentifikasi, dan dianggap baru di Indonesia. terdapat 100 spesies mamalia (15 jenis diantaranya endemik), 8 jenis primata, lebih dari 310 jenis burung, dan 28 jenis diantaranya adalah endemik Kalimantan dan telah didaftarkan oleh ICBP (Komite Internasional untuk perlindungan burung) karena merupakan spesies yang terancam punah.
Beberapa hewan yang hampir punah:
• Macan dahan (Neofelis nebulosa)
• Beruang madu (Helarctos malaynus euryspilus)
• Lutung dahi putih (Presbytis frontata frontata)
• Banteng (Bos javanicus lowi)
Ada sekitar 20.000 – 25.000 orang suku Dayak, yaitu Dayak Kenyah, Punan, Lun Daye, dan Lun Bawang, tinggal di sekitar taman nasional ini. Mereka hidup berdampingan dengan lingkungannya dalam referensi pengetahuan lokal dan kesederhanaan. Keunikan itu terlihat dalam cara mereka melestarikan keanekaragaman alam. Banyak jenis warisan arkeologi seperti tempat pemakaman dan peralatan batu kuno dapat ditemukan di Taman Nasional ini. Diperkirakan bahwa Taman Nasional Kayan Mentarang merupakan salah satu situs arkeologi utama di Kalimantan.

Share:

Wisata Hewan Purbakala ke Pulau Komodo


Wisata Asik ke Taman Nasional Pulau Komodo 2
Share:

Beberapa Situs Purbakala Di Indonesia Yang Menakjubkan

Kalau Anda Sedang Mencari Tujuan wisata yang lain dari biasanya selain pantai dan gunung, ada baiknya anda berkunjung ke salah satu tujuan wisata purbakala dibawah ini
Di Indonesia setidaknya memiliki lima situs purbakala yang sangat menakjubkan dan mungkin lebih indah dari yang di luar negeri. Mulai dari Taman prasejarah leang-leang hingga taman purbakala Cipari. Berikut kelima situs bersejarah di Indonesia yang layak untuk masuk dalam daftar liburan Anda.

1. Taman Prasejarah Leang-leang – Sulawesi Selatan

Taman Prasejarah terakhir ini sangat menakjubkan sebab di kawasan ini terdapat lukisan di dalam gua yang usianya diperkirakan lebih tua dari lukisan gua yang ditemukan di Perancis. Taman Prasejarah Leang-leang berada di Maros, Sulawesi Selatan. Jika berkunjung ke situs ini cobalah masuk ke dalam gua yang ada di sana, traveler bisa melihat lukisan tangan dan hewan yang didominasi warna merah dan putih di dinding guanya.
Taman Prasejarah Leang-leang via Kompas

Lukisan tersebut diyakini berusia lebih dari 40 ribu tahun dan menjadi bukti bahwa seni lukis telah berkembang di Indonesia sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Selain situs lukisan gua, kawasan ini juga menyimpan artefak dan kulit kerang. Buat yang penasaran datang saja langsung ke situs ini lokasinya sekitar satu jam perjalanan dari Makassar.
Ternyata Indonesia memiliki situs purbakala yang menakjubkan. So, Traveler buat apa jauh-jauh ke luar negeri jika di Indonesia juga memiliki situs purbakala yang keren? Dengan mengunjungi situs purbakala dalam negeri, Anda juga mempelajari budaya negeri sendiri kan.

2. Sangiran – Jawa Tengah

Sangiran merupakan situs purbakala di Indonesia yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO tahun 1996. Menurut UNESCO, Sangiran telah diakui oleh ilmuan dunia sebagai salah satu situs paling penting untuk mempelajari fosil manusia. Situs ini juga disejajarkan dengan situs Zhoukoudian (Cina), Willandra Lakes (Australia), Olduvai Gorge (Tanzania), dan Sterkfontein (Afrika Selatan).

Sangiran via Wikimedia

Situs Sangiran berada di Tengah dan masuk dalam wilayah dua Kabupaten yaitu Sragen dan Karanganyar. Situs arkeologi yang menempati lahan seluas 56 kilometer persegi ini juga dilengkapi dengan museum. Museum tersebut memiliki lebih dari 13.809 fosil manusia purba. Selain fosil manusia, museum Sangiran juga mengoleksi fosil hewan, tumbuhan dan peralatan batu.
Traveler yang berminat bisa mengunjungi museum ini pada jam operasional yaitu setiap Selasa hingga Minggu jam 08.00-16.00 WIB. Harga tiket masuknya cukup terjangkau yaitu Rp.5.000 per kepala.

3. Taman Nasional Lore Lindu – Sulawesi Tenggara

Taman Nasional Lore Lindu yang berada di Sulawesi Tenggara ini memiliki karakteristik yang unik dibanding taman nasional lainnya di Indonesia. Taman Nasional ini tidak hanya menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna saja namun di dalamnya terdapat situs megalitikum berupa patung purba yang mirip dengan patung yang ada di pulau Paskah.

Taman Nasional Lore Lindu via Sidomi

Di dalam kawasan Lembah Napu, Besoa dan Bada ditemukan seribuan batu megalitik yang beberapa diantaranya bahkan telah dipahat menjadi semacam patung batu. Para ilmuan memperkirakan bahwa batuan megalitikum di Taman Nasional tersebut telah berusia sekitar 3.000 SM dengan ukuran batu yang bervariasi mulai dari 1 hingga 4 meter.

4. Gunung Padang – Jawa Barat

Situs purbakala yang berikut ini sedang ramai-ramainya diperbincangkan para peneliti sebab banyak misteri yang hingga kini belum terungkap kebenarannya. Banyak yang meyakini jika Gunung Padang adalah sebuah piramida yang terkubur sehingga terbentuk menjadi sebuah gunung.
Situs ini berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Cianjur, Jawa Barat. Para peneliti meyakini jika situs megalitikum ini berasal dari tahun 5.200 SM yang artinya situs ini sudah ada jauh sebelum piramida di Mesir dibangun. Banyak mitos yang berkembang di sekitar lokasi Gunung Padang tersebut.

Gunung Padang via Indonesia Travel

Kabarnya di situs Gunung Padang yang berada di kawasan perbukitan lima tingkat ini terdapat susunan batu yang unik menyerupai kursi raja. Warga menyebutnya Mahkota Dunia, dan barang siapa yang duduk di atasnya maka akan mendapat berkah. Ada lagi sebuah sumur di dekat pintu masuk yang airnya tak pernah kering dan dinamai dengan Sumur Kahuripan. Sumur ini dipercaya dapat mendatangkan jodoh!

5. Taman Purbakala Cipari – Jawa Barat

Di Jawa Barat terdapat satu lagi situs purbakala yang tak kalah keren dari Gunung Padang, namanya Taman Purbakala Cipari. Berdasarkan penelitian situs ini memiliki umur lebih muda ketimbang situs Gunung Padang. Diperkirakan situs Cipari berasal dari tahun 1000 hingga 500 sebelum masehi atau di akhir masa Neolitikum dan di awal masa Perundagian.

Taman Purbakala Cipari via Kidsklik

Situs Cipari berada di Desa Cipari, Kecamatan Cigugur, Kuningan. Di dalam area seluas 700 meter persegi ini traveler bisa menemukan berbagai peninggalan purbakala seperti menhir, peti kubur, gelang batu, kapak perunggu dan berbagai benda purbakala lainnya.
Share:

Raja Ampat Nama Pulau Eksotis Dari Sebuah Legenda

Nama Raja Ampat sendiri berasal dari cerita masyarakat setempat yaitu adanya seorang perempuan yang telah menemukan 7 buah butir telur. Kemudian telur-telur tersebut menetas, 4 telur diantaranya menetas menjadi seorang pangeran, dan 3 telur yang lain menjadi seorang wanita, sebuah batu, dan juga hantu. Kemudian 4 Pangeran itu menjadi seorang raja di pulaunya masing-masing, yaitu Pulau Batanta, Pulau Waigeo, Pulau Misool, dan Pulau Salawati sehingga disebut sebagai Raja Ampat.

KAPAL PINISI MODIFIKASI RAJA AMPAT


Kapal Pinisi Raja Ampat
Kapal Pinisi Raja Ampat
Nantinya Anda akan diberikan 2 pilihan ketika ingin menikmati wisata alam di Kepulauan Raja Ampat. 2 pilihan tersebut adalah Anda ingin tinggal di sebuah resort atau tinggal di sebuah kapal pinisi yang telah dimodifikasi. Saran, lebih baik Anda memilih menggunakan kapal pinisi, karena sudah sangat biasa jika tinggal di resort, sementara jika tinggal beberapa hari di atas sebuah kapal khas Indonesia tentu akan menjadi pengalaman yang unik. Untuk bisa menikmati indahnya wisata Raja Ampat selama 1 minggu dengan menggunakan kapal pinisi, maka Anda pun harus membayar lebih dari 100 juta Rupiah, dan kapal tersebut bisa menampung hingga 14 orang.

MENYELAM DI RAJA AMPAT


Diving Raja Ampat
Diving di Raja Ampat
Jika Anda ingin pergi berwisata ke Kepulauan Raja Ampat, tak cukup hanya bermodalkan nekat saja seperti yang dilakukan para backpacker. Pergi berwisata ke tempat wisata yang dikenal sebagai surga bawah laut ini juga membutuhkan keinginan kuat, memiliki jiwa petualang, kegemaran akan menyelam, dan tentunya modal yang cukup besar. Apabila Anda berharap bisa pergi berwisata ke Kepulauan Raja Ampat dengan harga murah atau berharap harganya akan turun dalam waktu dekat, sebaiknya buang jauh-jauh harapan tersebut karena memang sudah ada peraturan yang membatasi jumlah kapal dan resort. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga kondisi alam Kepulauan Raja Ampat yang tidak ada duanya di dunia. Harga berwisata ke kepulauan Raja Ampat yang mahal tersebut juga berfungsi untuk lebih bisa menyaring pengunjung, jadi hanya pengunjung yang berkualitas dan berpendidikan saja yang akan datang. Sehingga mereka akan sadar begitu pentingnya lokasi ini sebagai salah satu pusat flora dan fauna terlengkap di dunia.

TREK MENCAPAI KEPULAUAN RAJA AMPAT


Kepulauan Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat
Sebetulnya untuk mencapai Kepulauan Raja Ampat sekarang ini tidaklah sulit, tetapi akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang tidak sedikit. Jika Anda dari Jakarta, maka Anda harus membeli tiket pesawat dari Jakarta menuju ke Sorong. Penerbangan tersebut akan membutuhkan waktu lebih dari 6 jam dan biasanya akan transit terlebih dahulu di Makassar atau Manado. Setelah Anda tiba di Sorong, maka Anda harus menggunakan kapal untuk menuju Kepulauan Raja Ampat, perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 3 jam.

Untuk biaya sewa kapal sebagai sarana transportasi di Kepulauan Raja Ampat juga lumayan mahal. Saran ada baiknya pergi secara berkelompok, idealnya 1 kelompok terdiri 8 orang, sesuai dengan kapasitas kapal yang umumnya digunakan di Kepulauan Raja Ampat. Dengan begitu, Anda akan lebih bisa membagi biaya sewa kapal dengan kelompok Anda dan melakukan penghematan.

Apabila Anda ingin lebih menghemat biaya, maka Anda bisa memilih menggunakan kapal dari Jakarta ke Sorong dengan harga tiket hanya sekitar 400 ribu rupiah saja. Meski murah, cara ini akan membutuhkan waktu yang sangat lama, karena Anda akan terlebih dahulu berhenti di beberapa kota besar. Waktu perjalanan dengan menggunakan kapal dari Jakarta menuju Sorong adalah sekitar 1 minggu. Raja Ampat merupakan sebuah wilayah kabupaten dengan luas lebih dari 4,5 juta hektar, yang lokasinya berada di  Papua Barat tepatnya di sebelah barat kepala burung. 85% wilayahnya adalah lautan, dan sisanya adalah gugusan pulau-pulau yang jumlahnya lebih dari 600 pulau. Terdapat 4 pulau besar diantara 600 pulau tersebut, yakni Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. Selain dari 4 pulau tersebut, hanya ada 35 pulau yang berpenghuni di Kepulauan Raja Ampat ini, dan sisanya tidak ditinggali oleh manusia. Baru sekitar 400 pulau yang sudah dieksplorasi.

MASYARAKAT RAJA AMPAT


Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat
Sebagian besar penduduk Kepulauan Raja Ampat berprofesi sebagai nelayan. Mereka hidup di sebuah kampung kecil yang kondisinya terpisah dengan kampung lain. Masyarakat di sini sangat ramah dan baik hati kepada siapapun, termasuk tamu yang berasal dari luar. Sebagian penduduk di Kepulauan Raja Ampat memeluk agama Kristen, dan sebagian lagi memeluk agama Islam. Walau berbeda keyakinan, namun mereka tetap rukun. Jika Anda ingin berkunjung di kampung Kepulauan Raja Ampat, bawalah pinang dan permen untuk mereka karena bagi mereka barang tersebut dianggap sebagai barang tanda perdamaian.

Raja Ampat
Wisata Raja Ampat
Potensi wisata alam yang ada di Kepulauan Raja Ampat sangat luar biasa, Tempat wisata yang ada di Papua Barat ini sangat dikenal dengan wisata bawah lautnya yang sekaligus merupakan salah satu tempat untuk menyelam terbaik di dunia karena memiliki kelengkapan serta keragaman flora dan faun di bawah lautnya. Hasil dari penelitian, Kepulauan Raja Ampat memiliki 75% dari sejumlah spesies karang di dunia. Tidak ada yang mempunyai spesies karang sebanyak itu pada satu lokasi yang terbilang kecil. Banyaknya spesies karang yang ada di Kepulauan Raja Ampat, secara otomatis akan banyak terdapat juga spesies ikan karang. Selain beberapa psesies tersebut, Anda juga dapat menjumpai ikan pari manta, kuda laut, ikan barkuda, ikan duyung, penyu, hiu karang, tuna, dan masih banyak lagi.

RESORT RAJA AMPAT


Resort Raja Ampat
Resort Raja Ampat
Pada umumnya wisatawan yang datang di Kepulauan Raja Ampat adalah seorang penyelam yang mayoritas berasal dari luar Indonesia. Di sini, Ada tak hanya bisa menyelam, panorama pantai indah akan selalu memanjakan mata Anda. Selain itu Anda juga bisa melihat wisata budaya, peninggalan prasejarah yang berupa cap tangan, festival bahari yang kerap diadakan paad bulan agustus, menikmati pemandangan alam, suasana pedesaan, kuliner, mendaki bukit karang, serta melihat burung cenderawasih.
Share:

Salah Satu Wisata Top Dunia "Gili Trawangan"


Gili Trawangan Lombok adalah salah satu destinasi top yang ada di Indonesia bahkan di dunia, karena tempat wisata ini pernah menjadi salah satu “Top 10 Region” yang harus dikunjungi oleh Lonely Planet. Wow. Gili Trawangan ini jauh dari kebisingan dan polusi udara dikarenakan dilarangnya kendaraan bermotor di sini. Gili Trawangan ini mempunyai panjang pulau sekitar 2 Km dan lebarnya sekitar 1,5 Km. Kalian dapat mengelilingi pulau ini dengan berjalan selama dua jam. Tapi, jangan khawatir buat kalian yang tidak kuat berjalan jauh, karena pulau ini juga dilengkapi dengan penyewaan sepeda. Gili atau pulau kecil ini juga menyediakan beberapa bungalow untuk mereka yang ingin menginap di pulau ini, Gili ini juga menyediakan restoran dan warung-warung kecil untuk mereka yang ingin membeli makanan dan minuman. Dari segi infrastruktur, Gili Trawangan Lombok bisa dikatakan destinasi wisata yang tergolong lengkap. Beralasan kiranya jika destinasi wisata ini dikatakan sebagai “Top 10 Region” yang harus dikunjungi di dunia.






Tidak hanya fasilitas, destinasi wisatanya juga tergolong lengkap. Mulai dari spot foto yang indah dan mempesona, kalian dapat menikmati sunset dan spot diving yang mempunya pesona yang unik di tiap spotnya. Pantai Gili Trawangan Lombok pun memiliki pasir berwana putih bersih dan air lautnya yang berwarna biru. Memang hampir semua pantai di Lombok memang memiliki pasir berwarna putih, tapi Gili Trawangan Lombok menawarkan pemandangan Gunung Rinjani dan Gunung Agung dari kejauhan. Tak hanya itu, Gili Trawangan ini juga menawarkan live musik yang ada di setiap kafe yang ada di pulau kecil ini. Maka dari itu tak heran jika Gili Trawangan ini dikatakan sebagai destinasi wisata yang lengkap karena bisa dibilang hiburan yang ada di Gili Trawangan Lombok ini tidak ada matinya.

Gili atau pulau kecil yang ada di Lombok sebenarnya bukan hanya satu, di Lombok masih banyak Gili yang indah seperti Gili Air, Gili Meno dan Gili Kedis. Gili Air dan Gili Meno letaknya berdekatan dengan Gili Trawangan. Tetapi tidak dengan Gile Kedis, Gili ini adalah Gili “Rising Star” karena Gili ini termasuk baru dan memang salah satu destinasi wisata yang indah di Pulau Lombok. Gili Kedis ini terletak di Lombok Tengah, tepatnya di Sekotong. Jika Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan terletak di Lombok Utara. Walaupun berjauhan tetapi destinasi ini menawarkan wisata yang berbeda antara Gili satu dengan yang lainnya.



Belum lama ini juga Lombok mendapat penghargaan “World Best Halal Honeymoon Destination” dan “World Best Halal Tourism Destination” yang diadakan oleh kementerian pariwisata di Dubai. Ini dikarenakan karena CEO dari sebuah biro perjalanan wisata terkemuka bernama Khalid, terkesima dengan pemutaran video destinasi yang ada di Lombok diputar. Dengan ini bisa dikatakan wisata Lombok akan semakin mendunia dengan adanya penghargaan seperti ini. Semoga destinasi wisata yang ada di Lombok akan semakin mendunia, tidak hanya Gili Trawangan Lombok saja. Karena banyak destinasi wisata indah yang ada di Lombok tapi tidak banyak terkspose oleh banyak orang, karena aksesnya yang kurang mendukung.
Semoga dengan artikel ini dapat menambah informasi kalian tentang destinasi wisata wajib yang ada di Lombok.
Share:

"Tarusan Kamang" Danau Terunik Di Indonesia


Nama Danau Tarusan sendiri memang masih belum banyak dikenal oleh orang Indonesia.layaknya seperti Danau Maninjau, Singkarak, atau danau Toba yang sangat familiar di telinga. Namun danau ini memiliki keunikan tersendiri bagi saya yang memang letak danau ini berdekatan dengan rumah saya. 

Kalau anda ingin menyempatkan diri mengunjungi danau ini maka setidaknya anda akan tertarik dengan fenomena yang terjadi di danau tersebut. Salah satu keunikan yang terjadi pada danau ini adalah terjadinya pasang surut seperti lazimnya air laut. 

Kalau anda bertanya kenapa bisa terjadi ? Sampai saat ini belum ada orang yang bisa menjelaskan fenomena tersebut. Pernah saya mengunjungi danau tersebut pada musim penghujan malah nampak danau tersebut kering entah kemana pergi larinya air danau tersebut,begitu juga sebaliknya kadang dimana musim kemarau kondisi terlihat didanau sampai menggenang hingga ketepi jalan.

Pernah saya tanyakan pada beberapa masyarakat setempat tentang kondisi danau tersebut mereka belum bisa menjelaskan bagaimana hal tersebut bisa terjadi, dan katanya pernah ada seorang peneliti dari Jepang mengatakan bahwa dibawah danau tersebut menyimpan kandungan yang perlu diteliti lebih mendalam lagi.

Terlepas dari semua fenomena tersebut ada baiknya anda sendiri berkunjung ke danau ini untuk membuktikan sendiri keadaan danau Tarusan tersebut.
Danau tarusan ini terletak diwilayah kamang magek,Kabupaten Agam.Propinsi Sumatera Barat.Banyak pengunjung setiap harinya yang akan anda temui untuk berfoto ria mengabadikan keindahan danau ini. Apalagi waktu musim libur tiba hingga sampai liburan lebaran maka danau ini terasa penuh sesak.

Anda juga akan menemui hamparan rumput hijau yang membentang di tepian danau Tarusan.Disinilah tempat kebanyakan dijumpai pengunjung melakukan foto ria,dan bersantai.Anda juga bisa merasakan berlayar diatasnya dengan perahu yang disewakan.Kalau pas air menggenang anda tidak akan menjumpai pulau kecil ditengahnya,namun jika pas agak surut anda bisa menjumpai pulau tersebut dan bisa menginjakkan kaki diatasnya. 

Pada waktu air dijumpai tidak ada sama sekali di danau tersebut,kebanyakan masyarakat setempat membuat kolam ikan yang besarnya kolam dibagi sesuai kepemilikannya.Kami disini juga belum bisa menentukan kapan dan musim apa tentang ada tidaknya fenomena pasang surut air danau tersebut. Sayangnya Danau tarusan ini belum diberdayakan secara maksimal oleh pemerintah daerah,tentang fasilitas dan akomodasi bagi pengunjung luar daerah yang ingin berlama lama di danau tarusan ini. Untuk memasuki Area Danau ini anda akan dikenakan karcis yang ditentukan oleh sebagian masyarakat setempat untuk pengelolaan yang mungkin belum seutuhnya maksimal terhadap tempat wisata danau tarusan tersebut.
Share:

POSTING BARU