Informasi Seputar Wisata Dan Tips nya

Showing posts with label Wisata Dalam Negeri. Show all posts
Showing posts with label Wisata Dalam Negeri. Show all posts

Paralayang, Sensasi Menjadi Superman Di Gunung Mas

Saat masih bocah, sebagian dari kita tentu pernah punya keinginan menjadi Superman, si manusia baja rekaan DC Comics, yang mampu terbang ke mana pun sekehendak hati. Kini setelah dewasa, sebagian dari kita telah menyimpan impian itu dalam-dalam dan menguncinya rapat-rapat dalam batin kita sebagai harapan naif dari seorang bocah yang hanya jadi bagian dari masa lalu.


Akan tetapi, ternyata impian untuk terbang itu sebaiknya tidak dikubur dalam-dalam sampai hilang karena Anda ternyata masih punya kesempatan mewujudkan impian untuk melayang bebas di angkasa bak burung elang. Anda memang tidak bisa sesakti Superman yang bisa terbang ke setiap penjuru dunia, tetapi tetaplah kesempatan bisa melepaskan diri dari gaya gravitasi walaupun sebentar akan sangat berkesan dan menantang adrenalin kita.

Gunung Mas, Bukit Gantole

Kawasan Gunung Mas atau yang lebih dikenal dengan Bukit Gantole, Puncak, akan menjadi tempat Anda untuk mewujudkan impian terbang, yaitu dengan melakukan paralayang (Inggris: paraglaiding). Di Indonesia, induk organisasi olahraga ini adalah Persatuan Layang Gantung Indonesia (PLGI) yang berada di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).
Dengan memakai parasut dan sepenuhnya memanfaatkan embusan angin, Anda akan merasakan sensasi luar biasa lepas landas dari gunung yang letaknya tidak jauh dari Masjid At-Ta'awun ini. Jangan khawatir, dalam kegiatan ini Anda akan melakukan terbang tandem ditemani instruktur paralayang yang berpengalaman dan sudah memiliki banyak jam terbang.

Rute Menuju Wisata Paralayang Gunung Mas

Untuk mencapai area tempat paralayang yang berada di kawasan agrowisata Gunung Mas bisa ditempuh dari Bandung masuk ke Tol Cipularang, lalu keluar dari gerbang Tol Padalarang, terus menuju Cianjur, dan akhirnya sampai di Jl. Raya Puncak Km 87, Bukit Paralayang, Puncak. Sementara bila memakai kendaraan umum, Anda bisa naik bus jurusan Bandung-Bogor via Puncak dari Terminal Leuwipanjang.

Rute Jakarta-Puncak

Anda yang berasal dari Jakarta dan menggunakan kendaraan pribadi, bisa melalui Tol Jagorawi lalu ke Cisarua, dan akhirnya sampai di Puncak. Sementara bila naik angkutan umum, dari Terminal Kampung Rambutan, Anda naik bus Marita jurusan Cianjur via Puncak. Atau naik bus Karunia Bakti kelas ekonomi non-AC jurusan Garut via Puncak-Cianjur.

Tarif

Tiba di Gunung Mas atau di Bukit Gantole, belilah tiket masuk Rp 13.000 per orang (sudah termasuk asuransi), sedangkan yang membawa mobil dikenai tarif tambahan Rp 5.000 dan motor Rp
2.000. Sebelum terbang, semua calon peserta harus mendaftar di tempat yang disediakan, dan membayar biaya untuk terbang sebesar Rp 350.000/orang dan Rp 400.000 untuk warga negara asing.Sebelum melakukan terbang paralayang, para peserta akan mendapat briefing mengenai cara dan prosedur melakukan paragliding dan segala hal mengenai olahraga ini.
Paralayang bisa diikuti setiap orang yang sehat jasmani dan rohani, tidak mengidap penyakit jantung, dan epilepsi. Berat badan peserta antara 20-85 kg, dan peserta yang berusia kurang dari 18 tahun harus mendapat izin dari orangtua.

Wisata Paralayang Bukit Gantole Gunung Mas Puncak Bogor

Paralayang barus bisa dilakukan bila sedang tidak hujan dengan kecepatan angin antara 0-20 km/jam. Setelah selesai dengan administrasi, kita pun diminta untuk memakai perlengkapan terbang seperti helm, parasut berikut flight suit. Ketika giliran kita sudah tiba dan kecepatan angin mendukung, Anda pun bisa memenuhi impian masa kecil melayang bebas di angkasa, di atas Puncak yang terkenal hijau permai. Selama sekitar sepuluh menit Anda akan melayang-layang, sebelum kemudian landing di tempat pendaratan di tengah hamparan kebun teh. Setelah yang pertama, dijamin Anda akan ketagihan untuk kembali merasakan kenikmatan paralayang. Selamat mencoba!

Wisata Paralayang Gunung Mas
Alamat : Jl. Raya Puncak, Km 87, Bukit Paralayang, Puncak, Bogor
Share:

Lava Tour Yang Menantang


Uji nyalimu dengan offroad menyusuri daerah yang terkena aliran lahar dingin maupun wedhus gembel di sekitar Lereng Merapi menggunakan Jeep Willy's. Kontur tanah yang menanjak membuat mesin Willy's harus dipacu kencang melewati padang pasir dengan bebatuan besar yang berserakan. Mobil akan bergoncang hebat, jadi kita harus berpegangan erat dan bergerak mengikuti irama jeep supaya tidak terlempar. Sedikit menciutkan nyali namun menjadi candu sehingga ingin melakukannya lagi. Selain untuk bersenang-senang sekaligus memacu adrenalin, Lava Tour Merapi juga akan memberikan pemahaman dan gambaran Gunung Merapi secara utuh.

Menyusuri lautan pasir sisa erupsi Merapi menggunakan Willys bukanlah hal yang mudah. Medan Lava Tour Merapi yang sulit dan rute yang terjal memaksamu untuk terus berpegangan supaya tidak terjatuh saat pengemudi menginjak rem atau menarik gas secara mendadak.
Siapa sih yang tak kenal Merapi? Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini bisa jadi merupakan gunung yang paling terkenal di Indonesia. Ini bukan soal pemandangannya ciamik atau treknya yang asyik, namun lebih karena statusnya yang sering galau alias berganti-ganti sehingga kerap muncul di televisi.

Gunung yang terletak dalam satu garis lurus dengan Tugu Jogja, Kraton, dan Pantai Parangtritis ini menjadi gunung berapi paling aktif di Indonesia bahkan dunia. Nyaris setiap 4 tahun sekali Merapi erupsi dan memuntahkan material vulkanik yang meluluhlantakkan desa-desa di sekitarnya. Meski begitu, orang-orang tetap mencintainya dan kembali tinggal di lereng Merapi.
Setelah erupsi besar pada tahun 2010 lalu, kawasan Gunung Merapi sisi selatan rata diterjang lahar dan menyisakan lautan pasir yang luas. Tak mau terlalu lama larut dalam kesedihan, warga pun mengubah petaka menjadi berkah dengan cara menawarkan paket wisata bertajuk Lava Tour Merapi. Belajar dari warga Bromo yang mampu mendapatkan penghasilan dari mengantarkan tamu-tamu menyusuri kawasan Pasir Berbisik, warga Kaliurang pun menawarkan paket wisata menyusuri lautan pasir dan bebatuan sisa erupsi.
Wisatawan yang mengikuti Lava Tour Merapi akan diajak menyusuri kaki Merapi menggunakan jeep Willys buatan Amerika. Selain willys, ada juga kendaraan adventure lainnya yang tak kalah gagah. Rute yang ditempuh bermula dari Parkiran Tlogo Putri, Kalikuning, hingga bunker Kaliadem dan kembali lagi ke Kaliurang. Semakin jauh rute yang kamu pilih, semakin banyak tempat yang bisa kamu lihat. Bahkan jika memilih paket Long Trip kamu bisa mengunjungi makam Mbah Maridjan yang tersohor itu. Selama mengikuti paket wisata ini kamu juga akan diajak singgah ke berbagai tempat yang memiliki kisah menarik.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Ketika Lava Tour Merapi

  • Touring Menggunakan Jeep
    Namanya saja Lava Tour Merapi, tentu saja aktivitas utama wisata ini adalah touring di Lereng Merapi menggunakan jeep terbuka. Di sepanjang jalan kamu bisa menyaksikan pemandangan yang beragam seperti perkampungan yang sudah rata dengan tanah, lautan pasir, hingga Merapi yang berdiri dengan megahnya. Semua hal ini mampu membuatmu berdecak ngeri ataupun kagum terhadap kebesaran Sang Pencipta. Petualanganmu kemudian akan dilanjutkan menyusuri hamparan pasir luas lengkap dengan batu-batu besar yang berserakan. Sebagai penutup perjalanan, kamu akan diajak melewati jalanan sempit dengan turunan curam dan berkelok. Pastikan kamu terus berpegangan supaya tidak terjungkal saat pengemudi Willys beraksi menginjak rem atau menarik gas secara mendadak. Yang paling seru dari semuanya adalah saat Willys digeber dengan kencang masuk ke dalam sungai. Meski baju basah kuyup, hal ini akan membuat kamu ketagihan dan berteriak lagi! lagi! lagi!
  • Mengunjungi Mini Museum Sisa Hartaku
    Kuatkan hatimu saat menyaksikan mini museum ini. Di tempat ini kamu akan melihat saksi bisu letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, kerangka sepeda motor, peralatan dapur yang rusak dan berselimut abu, mesin jahit, tabung televise hingga hewan peliharaan yang hanya tersisa kerangkanya merupakan koleksi mini museum ini. Sebuah jam dinding yang berhenti di angka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya kisah pilu tersebut.
  • Mengunjungi Bunker Kaliadem
    Kawasan Kaliadem merupakan pemberhentian utama dari tour ini. Sebelum terjadi erupsi, kawasan ini merupakan hutan yang cukup asri namun kini semua sudah rata dengan pasir. Di Kaliadem kamu bisa menyaksikan Merapi yang berdiri dengan gagah serta masuk ke sebuah bunker yang dibangun untuk menyelamatkan diri tatkala terjadi erupsi.
  • Menyaksikan Sunrise
    Kalau kamu suka momen sunrise, tak ada salahnya mengikuti Lava Tour Merapi paket sunrise. Pastikan kamu bangun pagi-pagi benar supaya tidak keduluan matahari. Melihat sunrise dari kaki gunung pasti akan menimbulkan sensasi yang berbeda jika dibandingkan dengan sunrise di laut atau pun di puncak. Saat pagi hari, kamu juga bisa melihat Merapi secara jelas hingga lekuk-lekuknya. Langit yang biru bersi tanpa awan semakin mempercantik pemandangan. Oya, sebelum mengikuti paket ini pastikan baterai ponsel atau kameramu terisi penuh sebab pagi hari merupakan waktu yang sempurna untuk mengambil gambar.

Lokasi dan Akses Lava Tour Merapi

Starting point paket Lava Tour Merapi adalah di Terminal Tlogo Putri, Kaliurang. Dari Yogyakarta bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi salam 30 – 45 menit menyusuri Jalan Kaliurang ke utara. Jika ingin naik angkutan umum kamu bisa memulai dari Terminal Condongcatur, lantas naik angkot jurusan Jogja – Kaliurang dan turun di Terminal Tlogo Putri.

Harga dan Rute Lava Tour Merapi

  • Short Trip
    Durasi sekitar 1,5 jam dengan tarif Rp 350.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.
  • Medium Trip
    Durasi sekitar 2,5 jam dengan tarif Rp 450.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Dusun Ngrangkah (Mbah Maridjan), Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.
  • Long Trip
    Durasi sekitar 3 jam dengan tarif Rp 550.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Dusun Ngrangkah (Mbah Maridjan), Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Makam Mbah Maridjan, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.
  • Sunrise Trip
    Trip dimulai pukul 04.00 WIB, durasi sekitar 2 jam dengan tarif Rp 400.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.

Tips Mengikuti Wisata Lava Tour Merapi

  • Pakailah masker dan kacamata untuk melindungi diri dari debu dan pasir yang berterbangan.
  • Kenakanlah jaket atau sunblock. Meski udaranya terkesan sejuk, namun paparan sinar matahari secara langsung selama berjam-jam bisa membuat kulit gosong.
  • Jalur yang menantang dan rute yang terjal membuat aktivitas ini tidak disarankan bagi ibu hamil.
  • Saat akhir pekan atau hari libur bisanya banyak wisatawan yang mengikuti Lava Tour Merapi. Supaya kamu tidak perlu antri terlalu lama, ada baiknya kamu reservasi lebih dahulu.
Share:

Wisata Adrenalin ( Paralayang ) Batu

Paralayang adalah salah satu wisata yang bagus di kota Batu, Malang. Mempunyai keindahan yang tidak dapat dijumpai di lain tempat. Tidak jauh dari pusat kota Batu, kurang lebih 30 menit untuk mencapai gunung banyak tempat paralayang ini. 
 
http://www.agentwisatabromo.com/wp-content/uploads/2016/04/Paket-Wisata-Paralayang-Batu-Malang-City-Tour.jpg
Jalur yang dilewati sangat mudah, jika Anda wisatawan dari luar kota Malang, bisa sangat mudah menuju tempat ini. Bisa menggunakan motor maupun mobil, namun harap berhati-hati jika Anda menggunakan mobil, karena jalannya sempit dan masih bergeronjal, aspalnya rusak.
Untuk memasuki kawasan paralayang dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp. 5000 untuk satu orang. Harga yang sangat murah untuk sebuah pemandangan yang indah. Jika ingin melihat pemandangan yang lebih indah, di malam hari sangatlah cocok. Anda bisa melihat indahnya kota Batu Malang di malam hari, warna warni lampu membuat suasana semakin romantis hehe.
Tidak hanya itu, di paralayang kota Batu juga ada tempat untuk singgah, yaitu omah kayu (Rumah kayu).Rumah yang full terbuat dari kayu ini berukuran 3 x 3 meter, mempunyai fasilitas yang lengkap mulai dari tempat tidur, sampai pemanas air.
Untuk memasuki kawasan omah kayu dikenakan tarif lagi sebesar Rp. 5000. Jika ingin menginap, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 350.000 dihari biasa, dan Rp. 450.000 di hari libur untuk satu malamnya.
Namun, kalau tidak ingin menginap, hanya berfoto-foto di omah kayu juga boleh. Tapi maksimal hanya untuk 3 orang saja, mengingat kekuatan omah kayu tidak kuat seperti rumah biasa, dikawatirkan beban yang sangat kuat tidak bisa menahan sehingga membuat omah kayu akan roboh.
Untuk menaiki paralayangnya sendiri dibuka mulai dari pukul 7 pagi sampai pukul 4 sore. Untuk naik paralayang biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 350.000. Anda akan diajak terbang oleh tim paralayang. Naik paralayang harus ditemani, jika ingin menaiki sendiri ada training khusus. Sebelum naik paralayang pastikan Anda dalam kondisi sehat dan tidak mempunyai penyakit jantung.
Sebenarnya masih banyak lagi keindahan di paralayang Batu Malang, tidak semuanya bisa dituliskan di blog ini. Mungkin Anda harus datang sendiri dan merasakan keindahan alam yang sesungguhnya.
Sekian postingan kali ini, semoga membantu Anda yang mencari informasi seputar paralayang dan menambah referensi wisata. Terima kasih sudah berkunjung. Berikut perkiraan biaya yang harus dikeluarkan untuk berwisata di paralayang Batu, Malang.
Biaya :
Paralayang : Rp. 350.000
Omah kayu : Rp. 350.000
Tiket masuk 1 orang : Rp. 5.000
Parkir 1 kendaraan : RP. 5.000
Total : Rp. 710.000
Share:

Berkunjung Ke Pantai Tiga Warna Di Malang Yang Mengagumkan


Anda mungkin tak menyangka kalau di Indonesia ada pantai seindah ini, seringkali keindahan pantai domestik di Indonesia menyita perhatian para turis mancanegara. Seperti halnya pantai 3 warna yang berlokasi di Malang, Jawa Timur berikut ini. Sejatinya pantai ini masih jarang diekspose dan masih terjaga keasriannya. Lokasi pantai tiga warna ini sendiri berada di desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang.

Pantai Tiga Warna Malang merupakan pantai yang kini sedang eksis di dunia para traveler maupun mereka yang senang berlibur ke daerah pesisir. Yap, sesuai dengan namanya Pantai 3 Warna ini memiliki keunikan di warna airnya yang berbeda beda dikarenakan kedalaman air laut. Pantai ini berada di Wilayah Rehabilitasi Dan Konservasi Mangrove, Terumbu Karang Serta Hutan Lindung Desa Tambakrejo (Daerah Konservasi Sendangbiru, Kabupaten Malang – Jawa Timur). Untuk menjaga kelestariannya, Pantai Tiga Warna dikelola oleh Bhakti Alam yang anggotanya berasal dari warga desa sekitar pantai.

Selain airnya yang bersih dan keunikan warna air yang berbeda, para wisatawan Pantai Tiga Warna juga disuguhkan dengan keindahan terumbu karang yang dapat dinikmati sepuasnya selama berada disana. Disini pengunjung difasilitaskan sebuah peralatan Snorkling (kaca mata renang, rompi pelampung, dan selang untuk bernapas) hanya dengan biaya seharga Rp.15.000/orang. Bersebelahan dengan Pantai Sendang Biru, menjadikan Pantai Tiga Warna sebagai pelengkap tur liburan Anda jika berkunjung ke daerah Malang Selatan. Pantai 3 Warna Malang dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil. Namun untuk mobil diharuskan memarkirnya di bawah sebelum masuk ke kawasan Pantai Clungup, hal ini dikarenakan akses jalan yang belum memadai sehingga pihak pantai lebih mengutamakan keselamatan para wisatawan.

Mengapa pantai ini disebut pantai tiga warna? Karena keunikan pantai ini tang memiliki 3 warna yaitu merah, hijau dan biru apabila anda memandangnya dari kejauhan.

Lantas bagaimana bisa pantai ini mempunyai 3 warna ?
Berikut ini adalah penjelasan ilmiahnya tentang pantai 3 Warna di Malang yang Begitu Indah

Sinar matahari sepeti yang kita ketahui terbagi dalam tujuh warna (merah, oranye, kuning, hijau, biru, nila, ultraviolet). Setiap warna mempunyai panjang gelombang masing-masing. Dan kemampuan cahaya untuk menembus air juga tergantung pada seberapa panjang gelombangnya. Semakin pendek gelombang cahaya maka akan semakin besar kekuatannya untuk menembus air. Maka dari itu, cahaya warna merah bakal terserap pada kedalaman kurang dari 20 meter, dan setelah itu keberadaannya tersembunyi atau tidak terlihat. Disinilah mulai muncul kegelapan warna merah.

Sementara pada bagian laut yang memiliki warna hijau tercipta lantaran adanya lumpur yang diendapkan dekat pantai yang memantulkan warna hijau dan juga karena adanya plangton-plangton berjumlah besar.

Sementara pada lautan yang berwarna biru, hal ini disebabkan oleh sinar matahari yang bergelombang pendek (sinar biru) dipantulkan lebih banyak dari pada sinar lain.

Nah apabila anda punya rencana berlibur, tidak ada salahnya mencoba wisata ke pantai indah ini bersama keluarga atau pasangan. Pantai 3 warna ini sendiri berlokasi sekitar 150 KM dari Kota Malang sementara jalan yang harus di tempuh dari Kota Malang yaitu kira-kira 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Sementara pada lautan yang berwarna biru, hal ini disebabkan oleh sinar matahari yang bergelombang pendek (sinar biru) dipantulkan lebih banyak dari pada sinar lain.  Berikut penampakannya :

Tiket masuknya sendiri sangatlah terjangkau yaitu hanya Rp. 6000,- saja sudah termasuk biaya parkir yang dikelola oleh warga setempat. Bagaimana murah banget ya? Pantai ini bisa dijadikan pertimbangan untuk menghabiskan waktu liburan anda.

Ayo bagikan informasi ini, Kita tunjukkan pada dunia bahwa indonesia juga memiliki banyak pantai yang sangat indah dan unik. Terimakasih

Share:

Buton, Negeri 1000 Goa


Kabupaten Buton Tengah memilik tempat-tempat wisata yang mulai di kenal oleh para wisatawan ,seperti Pantai Katembe, Pantai Mutiara dan Pantai Marlboro, Gua Maobu, Gua Gumanano, Gua Loba-loba dan tempat-tempat lainnya memiliki keindahan yang luar biasa. Selain itu, Keindahan laut yang dipenuhi hamparan pasir putih, membuat para pengunjung terpukau atas keindahannya.
Gua-gua yang terbentuk secara Alami pun menjadikan Buton Tengah sebagai Negeri 1000 Gua. Dengan stalakmit dan stalikmit yang indah, serta air yang jernih semakin memperindah Gua-gua yang ada di Buton Tengah. Kalau anda mulai perjalan ke Buton ini maka dari Bandara Soekarno-Hatta, perjalanan ditempuh sekitar 3 jam dan transit di Makassar. Harga tiket pesawatnya sendiri bervariasi, mungkin sekitar 1,5 jt an lah. Harga tiket pesawat tujuan Indonesia bagian timur memang agak lumayan, jadi pantes aja kalo orang lokal lebih memilih untuk liburan ke luar negeri dibanding menjelajahi pulau-pulau di Indonesia. Untuk sampai di Pulau Buton Tengah nggak ada pesawat yang langsung. Jadi mau nggak mau harus transit dulu di Makassar untuk berganti pesawat. Setelah itu kita akan  meninggalkan Kota Makassar menuju Kota Bau-Bau. Perjalanan ditempuh sekitar 1 jam akan  sampai di Kota Bau-Bau. 

DSC_0032


Dari kota Bau-Bau kemudian menuju Pelabuhan Murhum, jaraknya kurang lebih hanya 5 km dari Kota Bau-Bau. Penyebrangan dari pelabuhan Murhum menuju Pelabuhan Wara di Wamengkoli (Buton Tengah) memakan waktu kurang lebih selama 15-20 menit. Tarif peyebrangan 50-100rb per-kapal (optional) jika menyewa kapal, atau bisa menggunakan Speed Boad dengan tarif 20rb/orang, tetapi jika menggunakan speed boad diharuskan menunggu sampai penumpang penuh. Dari Pelabuhan Wara menuju Kec. Lakudo (Ibukota Buton Tengah) dilanjutkan dengan menggunakan mobil sewaan dengan tarif 300rb/hari atau angkutan umum dengan tarif 25-30rb/orang. Perjalanan di tempuh kurang lebih 30 menit.

Di Buton ini banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, diantaranya adalah goa dan pantai. Buton Tengah sendiri terkenal dengan sebutan Negeri Seribu Goa karena di pulau ini terdapat banyak goa. Well.. di post kali ini aku mau menceritakan salah satu tempat wisata  disana yaitu Pantai Loba-Loba.
 
 
 
Pantai Loba-loba terletak di Kec. Lakudo. Aksesnya dapat ditempuh melalui pelabuhan wamengkoli dengan menggunakan perahu sewa dengan biaya 200rb, dibutuhkan waktu sekitar 5-10 menit dari pelabuhan menuju lokasi diving atau snorkeling. Pantai ini memiliki banyak terumbu karang dan jenis ikan yang beraneka ragam. Oleh karena itu pantai ini sering dijadikan tempat untuk snorkeling ataupun diving. 
 
 
 
Sayangnya jarang sekali wisatawan lokal yang melakukan aktifitas diving atau snorkeling di tempat ini. Kebanyakannya malah wisatawan asing.
 
 
 
Di Pantai Loba-Loba ini terumbu karangnya masih terlihat perawan . Ada beberapa jenis ikan yang bisa anda temukan disini.
 
 
 
Padahal ini baru snorkeling loh, kalo diving mungkin akan lebih banyak lagi keindahan bawah laut yang bisa ditemukan di Pantai Loba-Loba Buton Tengah ini.
 
 
 



 
 
Buat kamu yang penasaran sama indahnya terumbu karang dan ikan-ikan kecil di pantai ini, semoga suatu saat akan terwujud mengunjunginya.
Oke dear.. sekian sharing aku kali ini. Semoga tulisan ini bisa jadi referensi buat kamu yang mau travelling ke Pulau Buton Tengah dan menikmati keindahan lautnya. Oia.. buat kamu yang akan melakukan snorkeling ataupun diving, jangan lupa siapkan sunblock untuk melindungi kulit kita.
Sampai ketemu di post travelling berikutnya ya..
Share:

Wisata Pantai Di Pulau Madura

Orang-orang Madura dikenal dengan logatnya yang sangat cepat dan diulang-ulang. Budaya ini menjadi hiburan tersendiri bagi siapapun yang berkunjung ke Madura
Soal pantai, Madura juga tidak mau kalah. Ada banyak pantai yang bisa kita kunjungi di sana. Sejak dibukanya Jembatan Suramadu pada tahun 2009, orang-orang lebih mudah mudah mengakses Pulau Madura. Baik untuk berlibur ataupun untuk tujuan lainnya.Pulau Madura tidak cuma tentang kuliner satenya yang sangat melegenda. Di pulau ini kita juga bisa menikmati berbagai keindahan alam, termasuk pantai. Jika ingin berlibur ke sana jangan lupa untuk mengunjungi salah satu pantainya. Dilihat dari ukuran geografis pulau Madura termasuk kecil. Luas pulau ini lebih kecil dari Pulau Bali. Namun keduanya sama-sama memiliki budaya yang kental. berikut ini ada beberapa pantai menarik yang bisa kamu kunjungi

1. Pantai Siring Kemuning



Pantai Siring Kemuning merupakan sebuah pantai yang berada di desa Macajah, kecamatan Tanjung Bumi, kabupaten Bangkalan. Meski tidak terlalu terkenal, mengunjungi pantai ini tetap menjadi pilihan yang cukup menarik saat sedang jalan-jalan ke Madura
Pantai Siring Kemuning berjarak sekitar 41 km ke arah utara dari pusat kota Bangakalan. Pantai ini sebenarnya cukup berpotensi sebagai tujuan wisata, namun pengelolannya masih belum terlalu serius. Di Pantai Siring Kemuning kita bisa merasakan suasana pantai yang cukup menyenangkan

2. Pantai Camplong

Pantai Camplong

Tidak terlalu jauh dari pusat kota Sampang kita akan menemukan sebuah pantai yang sering dijadikan pelampiasan warga Sampang untuk mengusir kejenuhan. Namanya adalah Pantai Camplong. Pantai ini hanya berjarak sekitar 8 km dari pusat kota Sampang. Tepatnya desa Dharma Camplong, kecamatan Camplong
Dengan jaraknya yang relatif dekat dengan pusat kota, tak heran kalau pantai ini senantiasa ramai oleh kunjungan wisatawan lokal. Terutama saat hari libur. Meskipun tak secantik pantai-pantai di Lombok, tak ada salahnya untuk mengunjungi Pantai Camplong saat kamu sedang jalan-jalan ke Madura

3. Pantai Badur

Pantai Badur

Masih di Sumenep. Jika menurutmu Pantai Lombang dan Slopeng sudah terlalu mainstream, cobalah datang ke Pantai Badur. Pantai ini masih relatif sangat sepi dari kunjung karna lokasinya memang tidak accessible. Infrastruktur jalan menuju pantai ini belum terlalu bagus sehingga wajar kalau pantai ini tidak banyak dikunjungi wisatawan
Beberapa pengunjung menyebut pantai ini sebagai perpaduan antara Pantai Lombang dan Pantai Slopeng. Pasir yang ada di sebelah timur pantai ini membentuk gundukan-gundukan seperti di Pantai Slopeng sedangkan bagian tengah pantai terlihat sangat landai seperti di Pantai Lombang. Pantai Badur memiliki pasir kecoklatan yang sangat halus. Vegetasi Cemara Udang juga banyak terlihat di pinggir pantai. Di bagian barat pantai ini kita akan menemukan sebuah sungai air tawar yang bermuara ke pantai. Lokasi pantai ini berada di desa Badur, kecamatan Batu Putih, Sumenep

4. Pantai Rongkang

Pantai Rongkang

Pantai Rongkang merupakan sebuah pantai yang berada di kabupaten Bangkalan, tepatnya desa Kwanyar Barat, kecamatan Kwanyar. Pantai ini memang tidak memiliki pasir putih nan luas seperti pantai Lombang di Sumenep namun bukan berarti pantai ini tak menarik
Konon, dulu pantai ini sering dikunjungi oleh para pecinta alam dari Malang dan Surabaya. Mereka biasanya menyanyikan lagu “Berdiri di Pantai Rongkang” yang membuat pantai ini menjadi cukup dikenal. Sayangnya, akses jalan yang semakin rusak membuat pantai ini sangat sepi dari kunjungan. Kalau kamu ingin menikmati suasana pantai yang private, datang ke pantai ini bisa menjadi pilihan yang tepat

5. Pantai Lombang

Pantai Lombang

Pantai ini merupakan salah satu wisata unggulan di kabupaten Sumenep. Lokasi detail pantai ini berada di desa Desa Lombang, Kecamatan Batang-Batang. Sekitar 25 dari pusat kota Sumenep. Pantai ini terkenal karna memiliki vegetasi endemik Cemara Udang yang banyak tumbuh di sekitar pantai
Pantai Lombang sendiri memiliki pasir putih yang lembut dengan ombak yang cenderung tenang. Kita bisa bermain-main di pantai ini dengan sangat leluasa karna pantainya cukup luas dan panjang. Meskipun termasuk wisata unggulan di Sumenep, sayangnya belum ada fasilitas penginapan sejenis hotel yang ada di sekitar pantai

6. Pantai Slopeng

pantai slopeng

Selain Pantai Lombang, pantai lain yang bisa dikunjungi di Sumenep adalah Pantai Slopeng. Pantai ini berada di kecamatan Dasuk. Sekitar 21 km jika ditempuh dari pusat kota Sumenep. Di pantai ini kita juga akan disambut oleh hamparan pasir putih yang lembut. Panjang pantai ini mencapai 6 km. Yang unik, hamparan pasir di pantai ini membentuk seperti bukit-bukit landai yang sangat menarik untuk dipandang
Di pantai ini kita juga akan menjumpai vegetasi pohon Cemara Udang serta pohon siwalan. Jika ingin bermain air, kita tinggal nyebur saja ke pantai tanpa harus takut terbawa ombak karna pantai ini memiliki ombak yang juga cenderung sangat tenang. Bergai fasilitas telah tersedia di Pantia Slopeng antara lain kamar bilas, gazebo, panggung hiburan, pesangrahan hingga taman bermain

Selamat Berlibur!!!
Share:

Explore Keindahan koleksi Museum Angkut Batu

Museum Angkut dengan luas sekitar 3,7 hektar ini termasuk museum transportasi terlengkap di Asia. Hebat ‘kan? Dan kalau kamu memang hobi berat dengan bidang otomotif, dipastikan nggak bakalan kecewa saat mengunjungi Museum Angkut Batu. Di tempat ini kamu bisa mendapat informasi lengkap tentang jenis alat transportasi yang mungkin belum pernah didengar atau bahkan pernah booming.
Koleksi Museum Angkut Batu asli dari Indonesia juga lengkap, mulai dari perahu, sepeda onthel, dokar, pedati, dan becak. Ada juga kapal terbang dan kapal laut. Koleksi yang disediakan mulai dari yang original, modifikasi dan replika. Bahkan kamu bisa menyaksikan alat transportasi mini beserta foto-foto baru dan lama tentang alat angkut.

Sesaat setelah memasuki gerbang masuk area Museum Angkut, kamu akan disambut oleh tulisan ‘Pasar Apung’ di sebelah kanan dan replika jet tempur yang begitu gagah di sisi sebelah kiri. Amazing banget ya? Selanjutnya kamu bisa langsung mengeksplorasi satu per satu tiap zona yang ada di Museum Angkut Batu.
Ketika Anda sekeluarga berlibur di kota Batu Malang, tentulah tidak lengkap jika tidak mengunjungi wahana wisata terbaru di kota Apel ini yakni Museum Angkut.

Ya, museum angkut memang museum yang memamerkan berbagai alat transportasi kuno dan modern dari berbagai belahan dunia, mulai dari transportasi darat, laut dan udara. Dengan setting sesuai zona masing-masing, Anda dan rombongan akan dibawa menjelajahi setiap zona dengan alat transportasi masing-masing.



Museum Angkut 

Sepintas, jika memasuki museum ini sebenarnya lebih mirip theme park dibandingkan museum. Karena itu, museum ini lebih menarik untuk mengajarkan dan memperkenalkan sejarah dan perkembangan alat angkut kepada anak-anak.
Karena lebih ke arah theme park, maka di Museum Angkut kita bisa merasakan aneka pertunjukan. Jadwal pertunjukan Museum angkut diantaranya, WELCOME TO GANGSTER TOWN yang dilakukan pada (2.00 – 2.30 pm). Adapula SUPER HERO COSTUME pada pukul 3.00 – 3.30 pm. Lalu ada MUSEUM ANGKUT+ MOVIE STAR STUDIO PARADE pada pukul 5.00 sore pada setiap weekend dan highseason. Serta THREE ELEMENTS SHOW pada 7.45 malam.

Jpeg 

Di Museum Angkut, berbagai koleksi dipamerkan dalam beberapa zona. Diantaranya zona utama (main hall) yang menempati lahan seluas 900 m2. Tempat ini memamerkan berbagai alat transportasi dari Indonesia dan juga beberapa negara lain.
Zona berikutnya adalah Education Zone. Sesuai dengan namanya, zona ini menjelaskan berbagai informasi seputar sejarah alat transportasi.
Museum angkut dikelola oleh Jawa Timur Park Group dan dibuka sejak 9 Maret 2014 dan menempati lahan seluas 3, 8 hektare. Museum alat transportasi ini menempati tempat outdoor dan indoor untuk memamerkan koleksinya.

Lalu zona-zona berikutnya antara lain, Sunda Kelapa & Batavia Warehouse Zone (memperlihatkan transportasi Jakarta tempo dulu), Gangster Town & Broadway Street Zone (memperlihatkan berbagai transportasi era 1970an yang terkenal dengan Al-Capone), Europe Zone, Buckingham Palace Zone, Las Vegas Zone dan Hollywood Zone.
Ada satu zona lagi sebenarnya yaitu pasar apung (floating market zone). Nah, bagi Anda yang ingin merasakan sensasi belanja di pasar apung, Anda bisa merasakannya di zona ini. Anda bisa berbelanja souvenir khas Museum Angkut dan juga berbagai cemilan dan makanan di pasar apung ini.

Jpeg 

Sebenarnya, beberapa koleksi Museum Angkut bisa dikunjungi masyarkat Jakarta pada perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang berlangsung pada 20 – 30 Agustus 2015 yang lalu.

Museum D’topeng Kingdom

Di lokasi yang sama dengan Museum Angkut, juga terdapat Museum D’Topeng Kingdom. D’Topeng Kingdom sesuai dengan namanya menyajikan berbagai koleksi topeng dari berbagai daerah. yang menarik, selain menikmati berbagai koleksi topeng Anda juga bisa menikmati masakan tradisional khas Indonesia di restouran D’topeng Kingdom.
Karena dikelola oleh Jawa Timur Park Group, dan berada pada satu areal dengan museum angkut, maka kita bisa membeli tiket terusan dari museum angkut dan Museum Topeng.

Harga Tiket dan Jam Buka Museum Angkut

Harga tiket di museum angkut pada hari senin-kami sebesar Rp. 60.000 sedangkan pada Jumat-Minggu dan tanggal libur lainnya Rp. 80.000. Anda juga bisa membeli tiket terusan antara Museum Angkut dengan D’topeng Kingdom seharga Rp. 70.000 ata Rp. 90.000 untuk akhir pekan dan tanggal libur.
Sedangkan untuk Anda yang datang dengan rombongan, harganya tetap sama tetapi untuk pembelian 30 tiket akan diberikan gratis 1 tiket.
Tidak hanya itu, karena daya tarik museum angkut ini adalah koleksinya, maka mereka juga menarik tiket untuk kamera. Kamera yang dikenai tiket adalah DSLR, Polaroid, Handycam, Kamera Digital, dsb. Sedangkan untuk handphone kamera tentu saja tidak termasuk. Tiket kamera sebesar Rp. 30.000/kamera.
Mau mendapatkan tiket promo Museum Angkut?
Museum angkut tampaknya memang menyasar wisatawan luar kota batu malang. Karena itu ada promo bagi Anda yang naik pesawat Air Asia dan Garuda. Dengan memperlihatkan boarding pass, Anda bisa mendapatkan potongan 20%. (Syarat dan ketentuan berlaku).

Mau foto prewedding di Museum Angkut? Anda membeli tiket khusus untu prewedding seharga Rp, 2.500.000. Dengan harga ini Anda bisa memilih 5 jenis mobil atau motor yang menjadi setting foto. Anda diberi waktu 5 jam menyelesaikan foto prewedding Anda.
Museum angkut bisa dinikmati hingga malam hari. Museum angkut buka dari pukul 12.00 siang hingga 20.00 malam

Alamat Museum Angkut
Jl. Terusan Sultan Agung Atas No. 2 Kota Wisata Batu East Java, Indonesia. Telpon +62-341 595007.
Share:

Tanah Lot nya Jawa ,Balekambang




Pantai Balekambang ini terletak di Kabupaten Malang. Pantai ini adalah salah satu pantai idola di pesisir selatan Provinsi Jawa Timur.
Pantai Balekambang mulai menjadi destinasi wisata masyarakat sejak 1978, kala pemerintah desa setempat membuka akses jalan ke tempat itu. Kemudian pada 1983, pemerintah kabupaten membuat bagus badan jalan hingga dapat dinikmati warga dari berbagai daerah. Bupati saat itu juga meresmikan bagian pantai menjadi salah satu bumi perkemahan.

Pantai Balekambang, adalah salah satu obyek wisata pantai yang bisa di kunjungi di Malang. Pantai ini terletak di kecamatan Bantur, 65 Km sebelah selatan kota Malang. Pantai Balekambang terbentang dengan sangat indah dimana terdapat karang laut sepanjang 2 km dan memiliki lebar 200 meter ke arah laut.

Terdapat 3 pulau yang terdekat dengan dengan pantai ini, yaitu Pulau Ismoyo, Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Tepat di atas pulau Ismoyo, terdapat sebuah Pura megah yang bernama Pura Luhur Amertha Jati, dan sebuah jembatan yang menghubungkannya melalui pantai utama Balekambang.



Pantai Balekambang

Pada bulan Suro, pantai Balekambang akan lebih ramai dari biasanya karena akan digelar upacara Surohan dan upacara Jalanidha Puja.

Untuk mencapai pantai Balekambang, bisa melalui kecamatan Gondanglegi dan kecamatan Bantur, dilanjutkan ke desa Srigono atau melalui kecamatan Kepanjen, yang semua bisa diakses menggunakan kendaraan pribadi, baik motor ataupun mobil.

Pantai Balekambang cukup menawan dan layak untuk dikunjungi, dengan di dukung fasilitas yang memadai.
Ada juga sarana untuk kamu-kamu yang senang camping, di pantai Balekambang tersedia camping ground jadi selain bisa menikmati keindahan alamnya di siang atau pagi hari, kamu juga bisa menikmati keindahan pantai Balekambang dimalam hari dengan bercamping bersama keluarga di alam terbuka.
Gak usah bingung untuk beli oleh-oleh, karena di pantai balekambang juga terdapat kios-kios cenderamata, rumah makan, tempat informasi, kolam renang, dan lain-lain.



Balekambang sangatlah mudah dengan menggunakan transportasi umum ataupun kendaraan pribadi. Namun akses atau kondisi jalan untuk menuju ke pantai balekambang sangatlah tidak memadai dikarenakan banyaknya jalan berlubang, dan lebar jalan yang hanya dapat dilalui dua mobil saja.
Pantai Balekambang dapat dicapai melalui dua rute. Rute pertama melewati Kecamatan Gondanglegi dan kecamatan Batur yang kemudian menuju Desa Srigonco. Rute kedua melalui Kecamatan Kepanjen menuju Kecamatan Pagak yang selanjutnya belok kiri ke arah Kecamatan Batur.
Seperti tempat parkir yang cukup luas, jadi kamu gak perlu khawatir tempat parkir penuh.hanya dengan harga tiket masuk sebesar Rp. 5.200 per orang kamu bisa menikmati indahnya Balekambang yang serasa di tanah lot Bali.

Share:

Indahnya Berwisata Diving Di Bali

 
Bagi penggemar diving tidak ada yang lebih indah dari pemandangan bawah laut yang menawan dengan warna-warni terumbu karang dan berbagai spesies ikan atau makhluk-makhluk air lain di dalamnya. Tidak banyak perairan di dunia yang memenuhi syarat sempurna bagi pecinta diving karena kebanyakan perairan sudah tercemar oleh polusi dari berbagai sumber. Tapi masih ada beberapa tempat di dunia yang masih dijaga keaslian dan keasriannya sebagai taman laut yang layak dijelajahi.Jika anda ingin mencoba aktivitas menyelam untuk pertama kali dan sedang berlibur di Bali, pastinya anda akan mencari tempat diving di Bali untuk pemula.
Tidak hanya Bunaken di Sulawesi Utara, ataupun Raja Ampat di Papua sebagai tempat menyelam di Indonesia. Pulau Bali selain terkenal dengan seni dan budaya, juga memiliki keindahan bawah laut yang mempesona.
Ada banyak cara untuk menikmati keindahan bawah laut pulau Bali seperti:
  • Aktivitas snorkeling di Bali.
  • Aktivitas scuba dive.
  • Aktivitas seawalker / dive walker.
  • Aktivitas Bali submarine tour.

Aktivitas Scuba Dive Bali

Menyelam atau diving adalah aktivitas untuk mengeksplorasikan kehidupan alam bawah laut yang terdiri dari terumbu karang, ikan-ikan berwarna-warni, plankton, rumput laut dan kehidupan bawah laut lainnya.
Tempat Diving Di BaliSebagai salah satu penyedia aktivitas scuba diving di pulau Bali, kami sering mendapatkan pertanyaan dari pelanggan, yang belum pernah mencoba aktivitas scuba diving di Bali.
Apakah memungkinkan untuk melakukan aktivitas scuba diving di Bali, bagi yang belum pernah melakukan aktivitas scuba diving?
Jawabannya sangat memungkinkan, karena tersedia aktivitas intro scuba dive di pantai Tanjung Benoa. Peserta yang mengikuti intro scuba dive akan diajarkan cara menggunakan peralatan scuba dive dan hanya menyelam di kedalaman maksimum 6 meter, serta guide menyelam selalu berada di dekat peserta.
Pemandu akan dengan senang hati memberi petunjuk dan sigap memberikan pertolongan jika mengalami peserta mengalami kesulitan saat menyelam.

Tempat Diving Di Bali Menjadi Favorit Wisatawan Indonesia

Beberapa tempat diving di Bali untuk pemula favorit wisatawan Indonesia seperti:
  • Tanjung Benoa Nusa Dua. Untuk mencapai lokasi pantai Tanjung Benoa Nusa Dua, menempuh waktu 15 menit dari Bandara Ngurah Rai.
  • Pantai Labuhan Amuk Padang Bai Karangasem. Untuk ke lokasi Amuk Bay Padang Bai sekitar 65 kilometer ke arah timur kota Denpasar
  • Pantai Sanur. Sanur hanya 30 menit dari obyek wisata Kuta Bali.
Jika anda seorang penyelam yang sudah memiliki sertifikat menyelam, serta pernah menyelam lebih dari 4 kali dengan kedalaman mencapai 20 meter, maka pilihan tempat menyelam terbaik untuk anda ada di:
  • Tulamben Karangasem.
  • Pulau Nusa Penida.
  • Pulau Menjangan.

Lokasi Diving Terbaik Untuk Pemula Di Bali.

Jika anda seorang pemula atau ingin mencoba aktivitas scuba dive di Bali untuk pertama kali, sebaiknya memilih lokasi diving di Tanjung Benoa Nusa Dua.

Tempat wisata Tanjung Benoa Bali, merupakan pusat dari aktivitas wisata bahari yang lebih dikenal dengan nama Tanjung Benoa watersport.
Tanjung Benoa sebagai tempat diving di Bali untuk pemula sangatlah cocok, karena laut tidak terlalu dalam serta arus air dibawah tidak kuat.
Sebagian besar wisatawan Indonesia saat berlibur di Bali, memilih untuk menginap di kawasan tempat wisata Bali selatan. Pada saat ingin mencoba aktivitas menyelam di Bali, tidak ingin pergi jauh – jauh dari tempat wisata Bali selatan.
Oleh sebab itu, sebagian besar wisatawan Indonesia saat ingin mencoba aktivitas menyelam di Bali akan memilih Tanjung Benoa, karena lokasinya berdekatan dengan kawasan tempat wisata Kuta Bali.
Jika anda berminat untuk memesan aktivitas menyelam di Tanjung Benoa Nusa Dua, serta ingin mendapatkan harga murah. Maka saya sarankan untuk memesan dengan cara online. Karena jika anda memesan / membeli langsung di lokasi, maka harga publish yang akan berlaku dan sangat mahal.
Share:

Tempat asik Berwisata Ke Medan

Bukit Lawang
 Bukit Lawang
 
Bukit Lawang menjadi atraksi wisata lain yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Bukit Lawang merupakan tempat konservasi salah satu satu jenis primata asli Indonesia yang kini keberadaannya hampir punah, Orang Utan. Tak perlu heran jika tempat ini sangat identik dengan maskot Orang Utan yang sangat lucu dan menggemaskan. Ada sekitar 500 Orang Utan yang hidup bebas di taman konservasi ini. Kawasan Bukit Lawang ini tidak hanya terkenal dengan satwa Orang Utan saja, melainkan ada beberapa objek wisata lainnya yang tak boleh terlewatkan. Sebut saja Taman Nasional Gunung Lauser. Taman nasional ini sebagian besar kawasannya berupa hutan hujan tropis. Di dalamnya terdapat danau-danau, air terjun alami, sungai, dan sumber air panas. Belum lagi kekayaan hayatinya. Ada begitu banyak satwa liar hidup di hutan tropis di kawasan Taman Nasional Lauser ini. Sebut saja Badak Sumatera, Rusa Sambar, Gajah Sumatera, dan kambing hutan.

Gunung Sibayak
Wisata Ke Gunung Sibayak Di Tanah Karo
 
Gunung Sibayak menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Penduduk lokal menyebut gunung ini dengan nama Gunung Raja karena kata ‘Sibayak’ dalam bahasa lokal masyarakat Karo berarti ‘raja’. Gunung besar ini tergolong gunung aktif. Dari puncak gunung, gumpalan asap mengepul hingga 2 km tingginya. Asap ini berasal dari panas bumi. Pemerintah setempat memanfaatkan energi panas bumi ini sebagai sumber listrik bertenaga uap. Kini di Kabupaten Karo terdapat pusat tenaga listrik tenaga uap. Lokasi gunung yang memiliki ketiggian 2.094 m di atas permukaan laut ini berada di Desa Sibayak. Gunung berapi ini menjadi tempat favorit bagi para pecinta alam yang hobi naik gunung. Sudah banyak rombongan pendaki yang ‘mencicipi’ keindahan alam Gunung Sibayak ini.

Cagar Alam Sibolangit
Cagar Alam Sibolangit
 
Dibalik keramaian dan padatnya Kota Medan, ternyata terdapat tempat lokasi wisata yang masih asri dan hijau. Lokasi wisata tersebut adalah Cagar Alam Sibolangit yang terletak di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Akses untuk menuju lokasi sangat mudah, jarak tempuh dari Kota Medan ke lokasi wisata adalah sekitar 40 Km yang dapat di tempuh oleh kendaraan umum, pribadi atau sewaan dengan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan.

Danau Lau Kawar

Danau Lau Kawar
 
Indonesia banyak memiliki gunung api yang masih aktif sampai sekarang, yaitu sekitar 100 gunung api yang masih aktif, seperti yang baru-baru saja terjadi salah satunya adalah meletusnya Gunung Sinabung pada Februari 2014 lalu yang banyak menimbulkan korban jiwa. Akan tetapi, dibalik meletusnya Gunung Sinabung tersebut terdapat sebuah danau dengan pesonanya yang indah, yaitu Danau Lau Kawar. Danau Lau Kawar itu sendiri terletak di kawasan ekosistem Leuser di Desa Kuta Gugung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Hillpark Sibolangit

Berlokasi di sebuah kawasan perumahan elit di Green Hill City, sebuah taman bermain yang memiliki sejumlah wahana yang sangat cocok untuk mengisi waktu luang berlibur bersama keluarga akan menjadi sebuah hal yang hanya bisa Anda dapatkan di Hillpark Sibolangit.


Air Terjun Janji - Baktiraja Di Tepi Danau Toba
Danau toba terkenal dengan keindahan alamnya, panorama alam yang dimiliki danau terluas nomor 2 di dunia ini ternyata tidak hanya sekedar panorama alam danau dan perbukitan yang mengelilinginya saja. Namun di beberapa lokasi di tepian danau toba, terdapat spot-spot wisata yang begitu indah dan menarik untuk di kunjungi seperti Air Terjun Janji yang berada di Kecamatan Bakti Raja kabupaten Humbang Hasundutan.

Sipinsur

 
Sipinsur merupakan salah satu tempat wisata paling populer dari Kabupaten Humbang Hasundutan. Di tempat wisata yang boleh dikatakan masih hanya dikenal oleh masyarakat sekitar ini memberikan pemandangan alam yang sangat indah kepada setiap pengunjungnya. Tempat wisata sipinsur ini memiliki luas sekitar 2 Hektar dan dengan ketinggian sekitar 1213 dpl. Dari Sini pemandangan danau toba jelas terlihat dengan sangat luas dan indah. Di kejauhan terlihat pulau samosir yang memanjang ditengah danau toba, sementara itu tepat di bawah lokasi wisata ini terlihat kota muara dan pulau sibandang.

Menara Pandang Tele Samosir

Danau Toba Dari Menara Pandang Tele Samosir
 
Menikmati pemandangan alam Pulau Samosir lengkap dengan Danau Toba memang bisa kita lakukan dari berbagai sudut pandang yang ada dari sekitar danau toba, ada banyak spot wisata disekitar danau terbesar di asia ini yang menyuguhkan pemandangan yang sangat indah, dan salah satu pemandangan yang sangat indah bisa kita nikmati dari Menara Pandang Tele.
Pulau Samosir

Pulau Samosir

Pulau samosir, siapa yang tidak pernah mendengar nama pulau ini lagi. Pulau yang besar di tengah Danau toba ini sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia dan Dunia. Pulau samosir memang memiliki keindahan alam yang memukau, pulau ini juga memiliki daya tarik yang cukup tinggi, selain karena letaknya di tengah danau toba dan memiliki panorama alam yang sangat indah, pulau ini juga sarat dengan cerita-cerita kuno atau dongeng masyarakat yang terkait dari terjadinya pulau ini, dipadukan lagi dengan ilmu pengetahuan yang menyatakan bahwa pulau samosir terjadi karena letusan super volcano pada beberapa ratusan tahun yang lalu semakin membuat rasa penasaran banyak orang dari berbagai negara di dunia untuk datang dan menginjakkan kakinya di pulau ini.

Di Pantai Pandan Sibolga
Pantai Pandan Sibolga
 
Boleh dikatakan pantai menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Indonesia bahkan Dunia. Di Indonesia sendiri memang sangat banyak wisata pantai yang bisa ditemukan, dan masing-masing pantai tersebut memiliki daya tarik yang berbeda-beda. Tentu hal ini juga didukung dengan letak Indonesia yang merupakan negara Kepulauan. Sehingga tidak heran pantai yang indah banyak di temukan.

Gundaling

Bukit Gundaling
 
Bukit Gundaling juga tak kalah indahnya dengan objek wisata Bukit Lawang dan Gunung Sibayak yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Objek wisata yang satu ini merupakan objek wisata alam yang terletak di pinggir Kota Berastagi. Jarak yang perlu ditempuh untuk bisa sampai di objek wisata ini dari Kota Medan sekitar 60 km. Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum seperti bus dengan tujuan Kota Berastagi. Keindahan alamnya mampu menarik hati banyak wisatawan untuk berkunjung ke tempat wisata ini. Tak hanya dari kalangan wisatawan domestik saja, banyak juga wisatawan mancanegara yang terlihat sedang menikmati liburan di Bukit Gundaling ini. Salah satu daya tarik para wisatawan berkunjung kesini adalah pemandangan sunset dan sunrise indah di tempat ini. Fenomena alam harian ini mampu menjadikan tempat ini menjadi tempat terfavorit untuk menyaksikan detik-detik matahari tenggelam dan matahari terbit.
Share:

Berwisata Ke Hutan Yang layak Anda Jelajahi

Mainstrimnya orang akan banyak berkunjung ke danau , pantai , atau gunung untuk berusaha melepaskan penat pikiran, namun kalau kamu pikir pantai dan gunung overrated, sudah waktunya menjelajahi beberapa hutan-hutan menakjubkan yang ada di Indonesia ini! coba simak dibawah ini:

1. Hutan Lore Lindu

Gambar dephut.go.id

Hutan ini dapat dicapai dengan kendaraan roda empat: Palu-Kamarora (50 km) dengan waktu tempuh 2,5 jam, Palu-Wuasa (100 km) lima jam dan Wuasa-Besoa (50 km) empat jam. Palu- Kulawi (80 km) enam jam. Perjalanan di dalam kawasan dapat dilakukan dengan jalan kaki ataupun dengan naik kuda dengan route : Gimpu-Besoa-Bada selama tiga hari dan Saluki (Sidaonta) – Danau Lindu selama satu hari.
Seperti diulas di dephut.go.id, hutan ini memiliki berbagai tipe ekosistem yaitu hutan pamah tropika, hutan pegunungan bawah, hutan pegunungan sampai hutan dengan komposisi jenis yang berbeda.
Tumbuhan yang dapat dijumpai di hutan pamah tropika dan pegunungan bawah antara lain Eucalyptus deglupta, Pterospermum celebicum, Cananga odorata, Gnetum gnemon, Castanopsis argentea, Agathis philippinensis, Philoclados hypophyllus, tumbuhan obat, dan rotan.
Hutan sub-alpin di taman nasional ini berada diatas ketinggian 2.000 meter dpl. Keadaan hutannya sering diselimuti kabut, dan sebagian besar pohonnya kerdil-kerdil yang ditumbuhi lumut.
Di dalam kawasan taman nasional terdapat berbagai ragam satwa yaitu 117 jenis mamalia, 88 jenis burung, 29 jenis reptilia, dan 19 jenis amfibia. Lebih dari 50 persen satwa yang terdapat di kawasan ini merupakan endemik Sulawesi diantaranya kera tonkean (Macaca tonkeana tonkeana), babi rusa (Babyrousa babyrussa celebensis), tangkasi (Tarsius diannae dan T. pumilus), kuskus (Ailurops ursinus furvus dan Strigocuscus celebensis callenfelsi), maleo (Macrocephalon maleo), katak Sulawesi (Bufo celebensis), musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii musschenbroekii), tikus Sulawesi (Rattus celebensis), kangkareng Sulawesi (Penelopides exarhatus), ular emas (Elaphe erythrura), dan ikan endemik yang berada di Danau Lindu (Xenopoecilus sarasinorum).
Disamping kekayaan dan keunikan sumberdaya alam hayati, taman nasional ini juga memiliki kumpulan batuan megalitik yang bagus dan merupakan salah satu monumen megalitik terbaik di Indonesia.

2. Hutan Bukit Bangkirai

Gambar dimuat di adinandra.lingkungan.org

Blogger Reski Udayanti menulis bukit Bangkirai adalah nama salah satu lokasi wisata di Kabupaten Kutai Kertanegara  di Kalimantan Timur, Indonesia. Dimana lokasi wisata ini menyuguhkan keindahan alam Hutan Tropis dan Canopy Bridge (Jembatan Tajuk). Jembatan Tajk yang ada di Kalimantan Timur ini adalah jembatan tajuk yang pertama kali di bangun di Indonesia pada tahun 1998 dan diperkirakan bisa bertahan hingga 15-20 tahun .
Kawasan bukit bangkirai merupakan Kawasan Hutan Konservasi yang luasnya sekitar 1500 Ha, dan pada tahun 1998  510 Ha  dari luas kawasan tersebut telah diresmikan sebagai kawasan wisata. Keunikan wisata di Bukit Bangkirai adalah Canopy Bridge atau Jembatan Tajuk. Canopy Bridge memiliki total panjang sekitar 64 meter.  Terdapat 4 jembatan yang saling terhubung. Namun, kondisi saat ini ada satu jembatan panjang yang mengalami kerusakan dan tidak diperkenankan untuk dinaikin, sebelum dilakukan perbaikan.
Kawasan wisata bukit bangkirai, memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Terdapat beberapa cottage untuk menginap yang telah dilengkapi listrik dan ada juga yang belum dilengkapi listrik (jika pengunjung benar2 ingin merasakan hidup di alam). Selain cottage, ada juga fasilitas lainnya seperti Lamin tempat pertemuan, Kolam renang, restaurant dan lapangan hijau kecil untuk kegiatan outdoor.
Untuk bisa menuju canopy bridge, kita  bisa berjalan melalui Trek yang sudah tersedia. Trek Pertama kita akan melalui jalan setapak kecil di dalam hutan sejauh 150 meter, dan kita sudah bisa menikmati aroma lembab Hutan Hujan Tropis Kalimantan , suara satwa dan pepohonan besar Dipterocarpaceae yang sebagian sudah di beri nama. Sehingga kita bisa dengan mudah mengetahui jenis pohon tersebut. Untuk Lanjut Trek kedua kita akan berjalan di jalan setapak di dalam hutan hujan tropis sejauh 300 meter, Takkan pernah kita merasa bosan berada didalam hutan dengan keunikan serta  keanekaragaman pohon dan satwa yang tersuguh didalamnya.
Setelah membaca artikel ini siapa yang jadi ingin trekking ke hutan-hutan tersebut? Yuk kita pergi bareng!

3. Hutan Halimun Salak

Foto: greenindonesia.org

Menurut halimunsalak.org, Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan kawasan hutan hujan pegunungan yang tersisa dan terluas di Jawa Barat. Kawasan ini merupakan ekosistem hutan alam yang memiliki sumber plasma nutfah dan keanekaragaman tumbuhan dan satwa. Jenis pohon penting yang ada diantaranya adalah rasamala (Altingia exselsa) dan di kawasan ini masih dapat dijumpai primata langka dilindungi yaitu owa dan surili.
Hutan ini telah menjadi salah satu lokasi populer untuk trekking, seperti pengalaman seorang wisatawan yang dituangkan dalam blognya, tarakaisme. “Kegiatan hari ini, kami akan treking menyusuri hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sebenarnya kami berharap bisa naik ke Canopy Trail, Jembatan gantung sepanjang 100 m dengan ketinggian 20-25 m. Di atas pasti pemandangannya lebih amazing. Sayang sekali Canopy Trail ditutup Karena alasan keamanan. Canopy Trail yang dibangun tahun 1998 merupakan bantuan pemerintah Jepang untuk keperluan penelitian itu menjadi terlantar…
Baiklah perjalanan diteruskan, melintasi tanah gembur, pohon pohon tinggi besar, menyeberang sungai, bertemu sumber mata air pegunungan yang segar, diselingi suara-suara burung dan suara air di sungai dibawah sana. Hutan ini begitu subur dan lebat. Anak-anak yang berjalan di depan kemudian beruntung mereka sempat melihat penampakan beberapa owa (atau lutung?) satu diantaranya mengendong bayi owa (atau lutung?)…”

4. Hutan Wasur

Gambar: yukpegi.com

Seperti diulas oleh jeratpapua.org, Taman Nasional Wasur di Merauke merupakan bagian dari lahan basah terbesar di Papua dan masih alami. Biodiversitasnya membuat taman nasional ini dijuluki sebagai “Serengeti Papua”. Merauke merupakan destinasi yang cukup spesial bagi pelancong. Bukan karena destinasi lain di Indonesia tidak spesial, tetapi Merauke merupakan tujuan impian orang dari Sabang sampai Jayapura.
Banyak danau kecil di TN Wasur. Sekitar 70 persen dari luas kawasan taman nasional berupa vegetasi savana, sedang lainnya berupa vegetasi hutan rawa, hutan musim, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput dan hutan rawa sagu yang cukup luas. Jenis tumbuhan yang mendominasi hutan di kawasan TN ini antara lain api-api (Avicennia sp.), tancang (Bruguiera sp.), ketapang (Terminalia sp.), dan kayu putih (Melaleuca sp.).
Jenis satwa yang umum dijumpai antara lain kanguru pohon (Dendrolagus spadix), kesturi raja (Psittrichus fulgidus), kasuari gelambir (Casuarius casuarius sclateri), dara mahkota/mambruk (Goura cristata), cendrawasih kuning besar (Paradisea apoda novaeguineae), cendrawasih raja (Cicinnurus regius rex), cendrawasih merah (Paradisea rubra), buaya air tawar (Crocodylus novaeguineae), dan buaya air asin (C. porosus).
Lahan basah di taman nasional ini merupakan ekosistem yang paling produktif dalam menyediakan bahan pakan dan perlindungan bagi kehidupan berbagai jenis ikan, udang dan kepiting yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.
Berbagai jenis satwa seperti burung migran, walabi dan kasuari sering datang dan menghuni Danau Rawa Biru. Oleh karena itu, Danau Rawa Biru disebut “Tanah Air” karena ramainya berbagai kehidupan satwa. Lokasi ini sangat cocok untuk mengamati atraksi satwa yang menarik dan menakjubkan.

5. Hutan Betung Kerihun

Gambar: gallery-kapuashulu.org

Menurut gallery-kapuashulu.org, keanekaragaman ekosisten di kawasan ini sangat tinggi dan keadaan vegetasi hutannya masih baik dan relatif utuh. Ada 8 jenis ekosistem hutan di sini, meliputi Hutan Dipterocarpaceae Dataran Rendah (Lowland Dipterocarp Forest), Hutan Aluvial (Aluvial Forest), Hutan Rawa (Swamp Forest), Hutan Sekunder Tua (Old Secondary Forest), Hutan Dipterocarpaceae Bukit (Hill Dipterocarp Forest), Hutan Berkapur (Limestone Forest), Hutan Sub Gunung (Sub-Montane Forest) dan Hutan Gunung (Montane Forest).
Di hutan ini juga terdapat berbagai ragam jenis fauna antara lain 48 jenis mamalia, disamping 18 jenis mamalia besar jenis Chiroptera (Kelelawar) dan 17 jenis binatang pengerat juga ditemukan. Terdapat juga 7 jenis primata yakni Orangutan (Pongo pygmaeus), Kelampiau (Hylobates muelleri), Hout (Fresbytis frontata), Kelasi (Presbytis rubicunda), Beruk (Macca nemestrina), Kera (Macca fascicularis), dan Tarsius (Tasrius bancanus). Selain itu terdapat pula jenis avifauna (burung) diantaranya burung Enggang Gading (Buceros vigil) dan Ruai (Argusianus argus) yang tergolong dalam jenis burung dilindungi oleh undang-undang.
Keanekaragaman jenis herpetofauna (reptilia dan amfibia) di taman Nasional Betung Kerihun juga tinggi. Dari 1.500 spesimen yang berhasil dikumpulkan, 103 jenis dapat diidentifikasi dan terdiri atas 51 jenis amfibi, 26 jenis kadal, 2 jenis buaya, 3 jenis kura-kura air tawar dan 21 jenis ular. Sedangkan dari spesimen ikan yang diambil dari 123 stasiun di 36 sungai besar dan kecil, terdapat 14 jenis diantaranya adalah endemik borneo. Selain itu keanekaragaman jenis serangga tidak kurang dari 170 jenis yang sudah diidentifikasi.

6. Hutan Arfak

Foto: timlaman.com

Traveler bernama Charles Roring menuliskan pengalamannya setelah mengunjungi Arfak. Hutan hujan tropis di Pegunungan Arfak telah lama menarik para wisatawan asing. Mereka mengunjungi kawasan itu untuk melihat hewan dan tumbuh-tumbuhan yang merupakan spesies endemik New Guinea di wilayah itu. Terletak di selatan kota Manokwari – ibu kota Provinsi Papua Barat, Pegunungan Arfak dapat dicapai dengan sepeda motor atau mobil.
Flora dan fauna di daerah-daerah dataran rendah berbeda dengan yang hidup di dataran tinggi. Contohnya, magnificent birds of paradise dan bower birds pada umumnya ditemukan di lereng yang dekat dengan puncak-puncak pegunungan. Bagi turis yang ingin melihat kanguru pohon, burung taun-taun (hornbills) serta kakatua putih (sulphur-crested cockatoo), tujuan yang direkomendasikan adalah kampung-kampung di kawasan pantai seperti Warkapi, Hangow atau distrik Ransiki.
Minggu lalu, saya melakukan tur singkat di sepanjang kampung-kampung pesisir mulai dari Danau Kabori, Maruni, Mupi, Warkapi, Hangow, Oransbari dan Ransiki. Saya naik bis DAMRI yang dioperasikan oleh perusahaan milik negera. Kondisi hutan hujan di wilayah itu masih bagus sekali. Dari pengamatan pribadi, wilayah di pinggir kampung telah ditebang hutannya untuk pembukaan kebun kasbi, dan keladi, makanan pokok di Papua atau dulu dikenal dengan istilah the Netherlands New Guinea.
Pada bulan Januari 2010 tiga turis Russia pergi ke Warkapi. Mereka melakukan pengamatan burung (bird watching) di sepanjang sebuah kali yang berair deras di dekat kampung Warkapi. Dari foto-foto dan cerita yang mereka sampaikan kepada saya, burung dapat dengan mudah dilihat saat beterbangan di pepohonan jika diamati dari daerah terbuka yang tercipta di sekitar kali atau sungai tersebut.
Aktivitas pengamatan burung di hutan tropis biasanya sulit jika dilakukan di dalam hutan khususnya ketika kita berjalan menerobos pepohonan yang lebat di bawah kanopi hutan. Cahaya matahari tidak dapat dengan mudah menembus kanopi yang dipadati tumbuhan hijau. Untuk mengambil foto-foto burung, kita membutuhkan kamera lensa panjang. Jangan lupa membawa baterai tambahan karena listrik tidak selalu tersedia.
Saya selalu membawa kantong plastik yang besar di dalam saku tas untuk melindungi peralatan elektronik jika hujan turun. Berjalan di malam hari, dengan dituntun oleh penduduk setempat, dapat pula dilakukan di Warkapi jika turis ingin melihat binatang-binatang malam seperti kuskus dan burung hantu.

7. Hutan Kayan Mentarang

Foto: wwf.or.id (c) Dominique Wirtz

Menurut Indonesia.Travel, Taman Nasional Kayan Mentarang adalah hutan primer dan sekunder terbesar, yang meliputi wilayah seluas 1.360.500 hektar. Taman ini terletak di Bulungan, Kalimantan Timur, Indonesia, dengan cuaca lembab dan suhu sekitar 16 ° C – 30 ° C. Taman Nasional ini memiliki ketiggian 200 – 2258 meter di atas permukaan laut dan memiliki sekitar 3.100 mm curah hujan per tahun.
Karena lokasi geografis, taman nasional ini diberkati dengan berbagai keanekaragaman hayati, mulai dari daerah dataran hutan hujan tropis sampai di daerah pegunungan, yang menjadi kepompong untuk berbagai jenis tumbuhan dan hewan langka.
Beberapa tumbuhan yang dapat ditemui di hutan ini:
• Pulai (Alstonia scholaris)
• Jelutung (Dyera costulata)
• Ramin (Gonystylus bancanus)
• Agathis (Agathis borneensis)
• Kayu ulin (Eusideroxylon zwageri)
• Rengas (Gluta walichii)
• Gaharu (Aquilaria malacensis)
• Aren (Arenga pinnata)
• Berbagai macam anggrek
• Palem hutan
• Kantong semar
Menariknya, masih banyak tumbuhan yang belum teridentifikasi, dan dianggap baru di Indonesia. terdapat 100 spesies mamalia (15 jenis diantaranya endemik), 8 jenis primata, lebih dari 310 jenis burung, dan 28 jenis diantaranya adalah endemik Kalimantan dan telah didaftarkan oleh ICBP (Komite Internasional untuk perlindungan burung) karena merupakan spesies yang terancam punah.
Beberapa hewan yang hampir punah:
• Macan dahan (Neofelis nebulosa)
• Beruang madu (Helarctos malaynus euryspilus)
• Lutung dahi putih (Presbytis frontata frontata)
• Banteng (Bos javanicus lowi)
Ada sekitar 20.000 – 25.000 orang suku Dayak, yaitu Dayak Kenyah, Punan, Lun Daye, dan Lun Bawang, tinggal di sekitar taman nasional ini. Mereka hidup berdampingan dengan lingkungannya dalam referensi pengetahuan lokal dan kesederhanaan. Keunikan itu terlihat dalam cara mereka melestarikan keanekaragaman alam. Banyak jenis warisan arkeologi seperti tempat pemakaman dan peralatan batu kuno dapat ditemukan di Taman Nasional ini. Diperkirakan bahwa Taman Nasional Kayan Mentarang merupakan salah satu situs arkeologi utama di Kalimantan.

Share:

LABEL

POSTING BARU