Informasi Seputar Wisata Dan Tips nya

Lava Tour Yang Menantang


Uji nyalimu dengan offroad menyusuri daerah yang terkena aliran lahar dingin maupun wedhus gembel di sekitar Lereng Merapi menggunakan Jeep Willy's. Kontur tanah yang menanjak membuat mesin Willy's harus dipacu kencang melewati padang pasir dengan bebatuan besar yang berserakan. Mobil akan bergoncang hebat, jadi kita harus berpegangan erat dan bergerak mengikuti irama jeep supaya tidak terlempar. Sedikit menciutkan nyali namun menjadi candu sehingga ingin melakukannya lagi. Selain untuk bersenang-senang sekaligus memacu adrenalin, Lava Tour Merapi juga akan memberikan pemahaman dan gambaran Gunung Merapi secara utuh.

Menyusuri lautan pasir sisa erupsi Merapi menggunakan Willys bukanlah hal yang mudah. Medan Lava Tour Merapi yang sulit dan rute yang terjal memaksamu untuk terus berpegangan supaya tidak terjatuh saat pengemudi menginjak rem atau menarik gas secara mendadak.
Siapa sih yang tak kenal Merapi? Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini bisa jadi merupakan gunung yang paling terkenal di Indonesia. Ini bukan soal pemandangannya ciamik atau treknya yang asyik, namun lebih karena statusnya yang sering galau alias berganti-ganti sehingga kerap muncul di televisi.

Gunung yang terletak dalam satu garis lurus dengan Tugu Jogja, Kraton, dan Pantai Parangtritis ini menjadi gunung berapi paling aktif di Indonesia bahkan dunia. Nyaris setiap 4 tahun sekali Merapi erupsi dan memuntahkan material vulkanik yang meluluhlantakkan desa-desa di sekitarnya. Meski begitu, orang-orang tetap mencintainya dan kembali tinggal di lereng Merapi.
Setelah erupsi besar pada tahun 2010 lalu, kawasan Gunung Merapi sisi selatan rata diterjang lahar dan menyisakan lautan pasir yang luas. Tak mau terlalu lama larut dalam kesedihan, warga pun mengubah petaka menjadi berkah dengan cara menawarkan paket wisata bertajuk Lava Tour Merapi. Belajar dari warga Bromo yang mampu mendapatkan penghasilan dari mengantarkan tamu-tamu menyusuri kawasan Pasir Berbisik, warga Kaliurang pun menawarkan paket wisata menyusuri lautan pasir dan bebatuan sisa erupsi.
Wisatawan yang mengikuti Lava Tour Merapi akan diajak menyusuri kaki Merapi menggunakan jeep Willys buatan Amerika. Selain willys, ada juga kendaraan adventure lainnya yang tak kalah gagah. Rute yang ditempuh bermula dari Parkiran Tlogo Putri, Kalikuning, hingga bunker Kaliadem dan kembali lagi ke Kaliurang. Semakin jauh rute yang kamu pilih, semakin banyak tempat yang bisa kamu lihat. Bahkan jika memilih paket Long Trip kamu bisa mengunjungi makam Mbah Maridjan yang tersohor itu. Selama mengikuti paket wisata ini kamu juga akan diajak singgah ke berbagai tempat yang memiliki kisah menarik.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Ketika Lava Tour Merapi

  • Touring Menggunakan Jeep
    Namanya saja Lava Tour Merapi, tentu saja aktivitas utama wisata ini adalah touring di Lereng Merapi menggunakan jeep terbuka. Di sepanjang jalan kamu bisa menyaksikan pemandangan yang beragam seperti perkampungan yang sudah rata dengan tanah, lautan pasir, hingga Merapi yang berdiri dengan megahnya. Semua hal ini mampu membuatmu berdecak ngeri ataupun kagum terhadap kebesaran Sang Pencipta. Petualanganmu kemudian akan dilanjutkan menyusuri hamparan pasir luas lengkap dengan batu-batu besar yang berserakan. Sebagai penutup perjalanan, kamu akan diajak melewati jalanan sempit dengan turunan curam dan berkelok. Pastikan kamu terus berpegangan supaya tidak terjungkal saat pengemudi Willys beraksi menginjak rem atau menarik gas secara mendadak. Yang paling seru dari semuanya adalah saat Willys digeber dengan kencang masuk ke dalam sungai. Meski baju basah kuyup, hal ini akan membuat kamu ketagihan dan berteriak lagi! lagi! lagi!
  • Mengunjungi Mini Museum Sisa Hartaku
    Kuatkan hatimu saat menyaksikan mini museum ini. Di tempat ini kamu akan melihat saksi bisu letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, kerangka sepeda motor, peralatan dapur yang rusak dan berselimut abu, mesin jahit, tabung televise hingga hewan peliharaan yang hanya tersisa kerangkanya merupakan koleksi mini museum ini. Sebuah jam dinding yang berhenti di angka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya kisah pilu tersebut.
  • Mengunjungi Bunker Kaliadem
    Kawasan Kaliadem merupakan pemberhentian utama dari tour ini. Sebelum terjadi erupsi, kawasan ini merupakan hutan yang cukup asri namun kini semua sudah rata dengan pasir. Di Kaliadem kamu bisa menyaksikan Merapi yang berdiri dengan gagah serta masuk ke sebuah bunker yang dibangun untuk menyelamatkan diri tatkala terjadi erupsi.
  • Menyaksikan Sunrise
    Kalau kamu suka momen sunrise, tak ada salahnya mengikuti Lava Tour Merapi paket sunrise. Pastikan kamu bangun pagi-pagi benar supaya tidak keduluan matahari. Melihat sunrise dari kaki gunung pasti akan menimbulkan sensasi yang berbeda jika dibandingkan dengan sunrise di laut atau pun di puncak. Saat pagi hari, kamu juga bisa melihat Merapi secara jelas hingga lekuk-lekuknya. Langit yang biru bersi tanpa awan semakin mempercantik pemandangan. Oya, sebelum mengikuti paket ini pastikan baterai ponsel atau kameramu terisi penuh sebab pagi hari merupakan waktu yang sempurna untuk mengambil gambar.

Lokasi dan Akses Lava Tour Merapi

Starting point paket Lava Tour Merapi adalah di Terminal Tlogo Putri, Kaliurang. Dari Yogyakarta bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi salam 30 – 45 menit menyusuri Jalan Kaliurang ke utara. Jika ingin naik angkutan umum kamu bisa memulai dari Terminal Condongcatur, lantas naik angkot jurusan Jogja – Kaliurang dan turun di Terminal Tlogo Putri.

Harga dan Rute Lava Tour Merapi

  • Short Trip
    Durasi sekitar 1,5 jam dengan tarif Rp 350.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.
  • Medium Trip
    Durasi sekitar 2,5 jam dengan tarif Rp 450.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Dusun Ngrangkah (Mbah Maridjan), Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.
  • Long Trip
    Durasi sekitar 3 jam dengan tarif Rp 550.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Dusun Ngrangkah (Mbah Maridjan), Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Makam Mbah Maridjan, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.
  • Sunrise Trip
    Trip dimulai pukul 04.00 WIB, durasi sekitar 2 jam dengan tarif Rp 400.000.
    Start Terminal Tlogo Putri, Kali Kuning, Mini Museum, Bukit Petung, Kaliadem, Bunker, Desa jambu, Batu Wajah, Desa Bendo, Tempuran, Tlogo Putri.

Tips Mengikuti Wisata Lava Tour Merapi

  • Pakailah masker dan kacamata untuk melindungi diri dari debu dan pasir yang berterbangan.
  • Kenakanlah jaket atau sunblock. Meski udaranya terkesan sejuk, namun paparan sinar matahari secara langsung selama berjam-jam bisa membuat kulit gosong.
  • Jalur yang menantang dan rute yang terjal membuat aktivitas ini tidak disarankan bagi ibu hamil.
  • Saat akhir pekan atau hari libur bisanya banyak wisatawan yang mengikuti Lava Tour Merapi. Supaya kamu tidak perlu antri terlalu lama, ada baiknya kamu reservasi lebih dahulu.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

POSTING BARU